Masyarakat Cilacap Minta Bupati Tutup Tempat Pelacuran

oleh -290 views
Ilustrasi

TEWENEWS, Cilacap – Maraknya tempat prostitusi di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kian meresahkan masyarakat. Salah satunya lokalisasi di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah.

Terkait hal itu, beberapa orang tokoh perwakilan masyarakat akan menghadap Bupati dalam waktu dekat. Mereka akan meminta orang nomor satu di Kabupaten Cilacap itu agar segera menutup lokalisasi tersebut.

Baca Juga :   Tim Waslakgiat Sterrem 071/WK Meninjau Ketatalaksanaan Binter dan Pembinaan Peta Jaring Ter Koramil 18/Cilacap Utara

“Kami minta pak bupati segera menutup tempat prostitusi di wilayah Cilacap, khususnya di Desa Slarang, sebelum masyarakat bertindak sendiri,” tegas Subagyo, salah satu tokoh masyarakat kepada tewenews.com, Jum’at (30/11/2018) pagi.

Baca Juga :   Penerapan Prokes Kepada Masyarakat Sebelum Menerima Pelayanan Polsek Pulau Hanaut

Hal senada dituturkan beberapa tokoh masyarakat Cilacap lainnya. Menurut mereka, dengan ditutupnya tempat pelacuran diharapkan menjadi pendongkrak moral masyarakat yang kian merosot.

Sebelumnya, pada pada 29 Oktober lalu lokalisasi tersebut dihebohkan dengan tewasnya SJ (49), seorang pekerja seks komersial (PSK) asal Desa Jembul Wunut, Kecamatan Gunung Wungkal, Pati, Jawa Tengah.

Baca Juga :   Jelang Natal 2021, Polres Kobar Mulai Intensif Amankan Gereja

Menurut beberapa sumber, SJ merantau ke Cilacap untuk menjadi PSK dan mengontrak kamar di Jalan Kutilang, RT 005 RW 011 sejak Juli 2018. (Taufik)