Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Sungai Barito

oleh -69 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Pihak kepolisian dari Polsek Lahei, mendapat informasi dari masyarakat soal penemuan jasad di sungai Barito. Korban adalah Suharti (53) warga Desa Luwe Hulu Rt 05 Kecamatan Lahei Barat.

Jasad korban pertama kali di temukan oleh Rian (29) warga Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat,  saat itu tengah melintas di aliran DAS Barito pukul 07.00 WIB dari atas perahu saksi mata melihat sebuah benda mengapung di atas air.

“Merasa penasaran dengan benda tersebut saksi mata menghampiri, dan kaget bukan kepalang begitu saya dekati ternyata menemukan mayat yang mengapung, kemudian saya tarik kepantai dan saya ikat, seketika itu saya langsung bergegas untuk memberitahukan temuan ini ke warga yang lain untuk meminta bantuan dan pihak kepolisian,” katanya.

Baca Juga :   Jual Obat Jenis Seledryl di Ampah, IRT Diamankan Polisi

Kapolsek Lahei,  AKP  M. Tommy. P. SIK, yang mendapat laporan dari warga bersama Kanit Reskrim Polsek Lahei Aiptu Pol Sarwoko langsung menuju ke TKP di sungai Barito memastikan laporan warga tersebut dan melakukan proses evakuasi terhadap jasad pria malang tersebut.

Baca Juga :   Pelaku Curanmor di Trengalek Berhasil Dibekuk

“Betul, kami mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan sesosok jasad laki-laki yang mengapung di Sungai Barito. Untuk mengetahui apa penyebab kematian korban ini, pihak tenaga medis dari Puskesmas Lahei sudah melakukan visum dirumah korban,” Kata Tommy.

Di utarakan Kapolsek, saat ditemukan korban menggenakan baju kaos warna biru putih bergaris, dan celana panjan levis warna biru. Sejauh ini pihaknya juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian Suharti.

Dari informasi  Istri korban bahwa, korban tidak bisa berenang sama sekali, sebelumnya bekerja di perusahaan PT. Rimba Berlian Hijau (RBH) namun terkena pengurangan karyawan serta sudah menerima uang pesangon sejak Rabu (19/09) lalu. Selama bekerja korban menggunakan perahu sampan yang di dayung sebagai tansportasi kerja,” terangnya.

Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya luka lebam maupun luka sayatan, penyebab kematian korban murni tenggelam dan tidak ditemukan penyebab lain, setelah dilakukan visum jasad korban langsung kita diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” Pungkas Tommy.(Tim)