Melakukan Pembinaan Adalah Prioritas Sipir di Rutan Bartim

oleh -51 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Tugas sebagai sipir memang tak hanya menjaga dan mengawasi para warga binaan agar tidak kabur maupun berbuat kerusuhan di dalam Rutan. Hal yang lebih penting adalah memberikan pembinaan untuk bekal saat berbaur dengan masyarakat setelah menjalani masa hukuman.

Seperti di Rutan Tamiang Layang saat ini. Pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Rutan Tamiang Layang Wahyudi menyebutkan, saat ini pihaknya terus menggalakan berbagai program dan pembinaan kepada warga binaan di Rutan Tamiang Layang.

Baca Juga :   Aparatur Desa dan Kecamatan Diharapkan Memanfaatkan Aset Pamsimas dengan Maksimal

“Kalau dibidang kerohanian, WBP yang beragama muslim setiap pagi melakukan pengajian dan sholat dhuha dimesjid. Sedangkan untuk yang non muslim melaksanakan kebaktian setiap hari Sabtu dan Minggu digereja Rutan Tamiang Layang,” ujar Wahyudi belum lama tadi.

Selain itu, dibidang kerajinan tangan kita ada program merajut, kaligrafi, dan lainya.

Tak hanya itu, WBP juga diajarkan tata cara bercocok tanam dengan cara memanfaatkan lahan yang kosong untuk menanam berbagai berbagai tanaman.

Baca Juga :   Warga Ampah Bersimbah Darah di Tebas Mandau

“Saat ini kita utamakan tanaman cabe dan tomat, karena tanah disini sangat mendukung tanaman tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan kita akan coba tanaman lain yang lebih menghasilkan,” jelas Lelaki yang tegas itu.

Dijelaskanya, untuk memperoleh hasil yang maksimal, Rutan Tamiang Layang menggandeng dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur untuk bekerjasama dalam meningkatkan pengetahuan para WBP.

“Belum lama tadi, pihak dinas Pertanian Kabupaten Bartim sudah ada datang kesini untuk memberikan penyuluhan kepada wbp terkait bagaimana tata cara bercocok tanam dengan benar agar mendapatkan hasil yang memuaskan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Warga Terdampak Banjir Harapkan Bantuan Pemerintah Melalui Dinas Terkait

Selain memberikan penyuluhan, lanjut Wahyudi, Pihak Dinas pertanian juga memberikan pupuk untuk meningkatkan kesuburan tanah.

“Semoga dengan adanya pembinaan seperti ini, wbp bisa nyaman menjalankan sisa hukumanya karena tidak terlalu kepikiran dan yang pasti kalau bebas nanti bisa menjadi masyarakat yang berguna bagi keluarga dan masyarakat luas pada umumnya,” harap lelaki yang ramah itu. (Budi).