Melawan Saat Mau Ditangkap, Pemuda Mabuk di Door Polisi

oleh -52 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pelayan warung dengan pakaian serba sexy, menyuguhkan hidangan kopi dan hanya buka di malam hari oleh sebagian kalangan di sebut warung “Jablay” rupanya banyak berdampak negatif di banding dengan nilai positifnya.

Pasalnya, di warung Jablay sering menjadi tempat nongkrong meminum minuman keras, hal itu dapat memancing perkelahian yang mengakibatkan korban jiwa. Seharusnya ini menjadi perhatian semua pihak, baik  dari pemerintah dan pihak kepolisian yang menjaga wilayahnya agar aman dan kondusif.

Seperti yang terjadi diwarung kopi di Sarapat, kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Minggu (13/1) pukul 21.30 WIB. Pemuda berinisial LL (28) warga Harara, kecamatan Dusun Timur, Bartim, mabuk dan mengamuk mengganggu para pengunjung warung kopi. Bahkan sempat menyerang anggota polisi yang sedang bertugas dengan dua bilah senjata tajam.

Baca Juga :   Cari Pelaku Pembuangan Bayi di Murung Raya, Polisi Lakukan Penyisiran

Merasa nyawanya terancam, anggotapun melumpuhkan dengan menembak pemuda tersebut di kaki. Namun naas sesampainya di RSUD Tamiang Layang, pemuda tersebut meninggal dunia.

Kapolres Barito Timur, AKBP Zulham Effendy, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Rama, saat dikonfirmasi melalui Henpon Selulernya, Senin (14/1/2019) membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar, ada anggota kita yang sedang bertugas diserang seseorang yang diduga mabuk minuman beralkohol dengan memegang dua senjata tajam jenis badik dan sangkur,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada malam Minggu, disebuah warung kopi di Sarapat, sekitar pukul 21.15 WIB, anggota kepolisian yang sedang piket menerima informasi dari masyarakat Tamiang Layang, bahwa ada tiga orang pria yang sedang mabuk membuat keributan di sebuah warung kopi di jalan serapat, kelurahan Tamiang Layang.

Anggota Polisi yang sedang piket langsung menginformasikan kepada anggota yang sedang bertugas dilapangan. Dua anggota Polisi yang bertugas mendatangi lokasi dan menemukan tiga orang di sebuah warung kopi di jalan Sarapat, Kelurahan Tamiang Layang. Mereka diduga sedang dalam pengaruh minuman beralkohol atau dalam kondisi mabuk.

Baca Juga :   Berkas Lengkap, Satu Tersangka Pembunuhan dan Dua Orang Kasus Narkoba Diserahkan ke Kejaksaan Murung Raya

Anggota yang datang ternyata sudah dihadang salah satu dari tiga orang tersebut dan menghampiri anggota dengan membawa senjata tajam jenis sangkur dan badik. Pemuda mabuk berinisal LL (28) langsung menantang anggota untuk berkelahi.

Anggota pun mengeluarkan tembakan peringatan pertama ke udara dan meminta pelaku meletakkan senjata tajam. Ternyata, pelaku pun tambah beringas hingga polisi menembakkan peringatan ke udara sebanyak dua kali sambil meminta pelaku untuk tenang dan meletakkan senjata tajamnya.

Baca Juga :   Tersangka Pencabulan Bocah di Muara Teweh, di Amuk Masa

Pelaku semakin beringas dan terus mengejar dengan senjata tajam ditangan hingga salah satu anggota yang menghindar terjatuh. Anggota polisi yang terjatuh ingin diserang pelaku hingga mendekati dengan jarak sekitar dua meter. Melihat keselamatan anggota terancam, kemudian anggota melakukan tindakan terukur dengan menembak ke arah kaki pelaku untuk dilumpuhkan.

Setelah dilumpuhkan dengan tembakan, pelaku dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis. Sesampai di Rumah Sakit Tamiang Layang, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

Sementara jasad almarhum kini sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Desa Harara, Kecamatan Dusun Timur.(TWS5)