Mencuri Keyboard Milik Gereja Dusun Eba Raya, Pemuda Sarapat Diamankan Polisi

oleh -129 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Diduga mencuri keyboard merk Yamaha PSR E 413 milik Majelis Gereja Dusun Eba Raya kecamatan Dusun Timur kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, TH alias A pemuda (31) tahun warga desa Sarapat kecamatan Dusun Timur diamankan polisi.

Kapolres Bartim AKBP Hafidh Susilo Herlambang SIK melalui Kapolsek Dusun Timur Iptu Syafullah SH, MH mengatakan ” Keyboard diketahui hilang pada Jumat tanggal 13 Desember 2019 kau, sekitar jam 15.00WIB, Pelapor Harusnya alias Udet (50) tahun menerima laporan dari Simpan Leyasni bahwa Keyboard milik Majelis Gereja Dusun Eba Raya hilang saat ingin di pakai untuk latihan persiapan natal”, ucap Syaifullah, Jumat (21/02/2020).

Setelah menerima laporan tersebut, pelapor menuju gereja untuk mengecek laporan tersebut dan berusaha mencari di seluruh ruangan gereja namun tidak ditemukan dan ternyata benar bahwa keyboard merk Yamaha PSR E 413 tersebut hilang.

Pelapor mendapat informasi dari Meliasi bahwa pintu belakang Gereja tidak terkunci, atas kejadian tersebut mengalami kerugian sebesar 4,5 Juta Rupiah dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas desa Serapat Brigpol Body Satria, jelas Kapolsek.

Kemudian dari hasil penyelidikan bahwa yang mengambil keyboard tersebut adalah THkemudian pada tanggal 22 Desember 2019 dilakukan mediasi antara pihak gereja dengan hasil kesepakatan bahwa terlapor sanggup mengembalikan keyboard trsebut dalam waktu tempo 1 bulan.

“Namun setelah satu bulan di ingkari terlapor dan meminta tambahan waktu sampai tanggal 06 februari 2020 namun sampai tanggal 16 februari 2020 terlapor juga tidak bisa menepati janjinya dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian trsebut ke Polsek Dusun Timur untuk di proses sesuai hukum yang berlaku”, beber Syaifullah.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi – saksi selanjutnya terlapor di amankan pada pada Rabu tanggal 19 Februari 2020 sekitar jam 14.00 wib di rumahnya di Desa Serapat untuk dimintai keterangan di Polsek Dusun Timur dan pada hari Kamis tanggal 20 Februari 2020 telah dilakukan penahanan terhadap tersangka.(Ahmad Fahrizali).