Mendidik Anak Dengan Kekeran, Ibu Ini Berurusan Dengan Polsek Murung

oleh -24 views

TEWENEWS,  Puruk Cahu – Di Ruang Unit Reskrim Polsek Murung dilaksanakan Mediasi permasalahan anak bernama Rames beralamat di Desa Danau Usung Rt 005 Kecamatan Murung terhadap orang Tua Kandungnya Lina, alamat Jalan Runting Raya Perumahan Barak Desa Danau Usung Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya.

” Kapolsek Murung IPDA Yulianto mengatakan anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan Bangsa dan Negara, setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas luasnya untk tumbuh berkembang secara optimal,baik Fisik, mental,maupun sosial,” ujarnya, Jumat (27/9/2019).

Upaya Perlindungan untuk papar Yulianto, mewujudkan Kesejahteraan anak dengan memberikan Jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa perlakuan diskriminatif Pemerintah telah mengesahkan Undang – undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang sesuai Substansi mengatur beberapa hal Persoalan anak Yang berhadapan dengan Hukum, Anak Kelompok Minoritas, Anak dari Korban Ekspoitasi Ekonomi dan Seksual, anak Yang di perdagangkan, Anak yang menjadi Pengungsi dan anak mendapat Hak untuk Hidup, tumbuh dan berkembang..

Baca Juga :   Pelaku ini Menyulap Pertalite Justru Menjadi Premium

Abdulrahman Pj. Kades Danau Usung juga menyampaikan dan memberi saran dan pandapat atau nasehat untuk ibu anak yang bernama rames, Pentingnya Orang Tua harus bisa mendidik, merawat dan mengasuh anak tersebut orang tua harus bisa mendidik anak, jangan sampai ada permasalahan apalgi memukul anak.

Firman Prihatin dari Disdalduk KBP3A bidang Anak Kabupaten Mura bahwa setiap Anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari Kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bahwa anak sebagai tunas, Potensi dan Generasi Muda penerus Cita – cita perjuangan Bangsa memiliki Peran Strategis, ciri dan sifat Khusus sehingga wajib dilindungi dari segala bentuk perlakuan tidak manusiawi yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Baca Juga :   Dua Budak Sabu Diciduk Saat Asyik Menghisap Sabu 

Lina membuat Surat Pernyataan  sanggup mendidik anak saya yang bernama Rames dengan Penuh kasih Sayang, Dengan Ini saya tidak akan mendidik anak saya Rames dengan cara kekerasan atau melakukan pemukulan bahkan sampai melakukan penelantaran terhadap anak saya yang bernama Rames tersebut. Untuk saat ini saya bersedia dan menyetujui bahwa anak saya yang bernama Rames tersebut untuk tinggal di Panti Asuhan di Muhammadyah Puruk Cahu sampai anak tersebut bersedia untuk ikut dengan saya atau tanpa ada unsur Paksaan dari saya maupun dari Suami saya dan Apabila saya melanggar Point 1,2 dan 3 di atas saya siap dituntut sesuai Hukum yang berlaku di Indonesia, Demikian hasil Mediasi penyampaian ini disampaikan, utk dapat dipergunakan sebagai bahan pertanggungjawaban kepada Semua pihak.

Baca Juga :   Miliki 8 Gram Shabu, Bella Diringkus Polisi

Yang hadir dalam permaslahan kekerasan terhadap anak bernama raes Kapolsek murung IPDA Yulianto S.ap.kani Reskrim Polsek murung Bripka Reza, ok kades desa danau usung Abdulrahman, Firman prihatin dari DISDALDUK P3AKB bidan anak kabupaten Mura, Enra purnama sari saksi tetangga ibu korban,Lina orang tua kandung korban (Asmansyah).