Menjelang Pemilu 2019, Judi Kupon Putih Merajalela di Belu dan Malaka

272
Foto : Ilustrasi

TEWENEWS, Malaka – Warga Malaka meminta Polisi menutup judi kupon putih alias toto gelap (togel) yang sudah bertahun meraja di Kabupaten Belu dan Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Maraknya judi togel dan kupon putih, sangat meresahkan warga menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. Jika pemerintah dan Polri bisa memblokir semua situs porno maupun situs situs berbau terorisme, mengapa masih tetap membiarkan judi togel atau kupon putih beroperasi dengan bebas di dua kabupaten ini.

Warga melalui telephone, menyatakan, sepertinya tidak ada upaya yang serius dari pemerintah maupun jajaran kepolisian Polres Belu, bahkan Polda NTT, untuk memberangus dan menutup perjudian togel tersebut. Apalagi menangkap bandar dan pemainnya. Padahal Polri punya unit patroli yang bisa menciduk semua orang yang melakukan perjudian ini.

Misalkan di kabupaten malaka, sebanyak tiga bandar besar beroperasi bebas dugaan kami oknum polres dan polda membeking perjudian ini, sedangkan di kabupaten belu sebanyak tiga bandar besar tersebar hingga ke plosok dusun.

“Ketangguhan Patroli cyber kepolisian sudah dibuktikan lewat berbagai penangkapan terhadap orang orang yang menyebar kabar hoax atau melakukan persekusi digital. Tapi anehnya patroli cyber kepolisian tak berdaya saat menghadapi bandar judi kupon putih,” ujarnya.

Saat ini, dia mengatakan, judi kupon putih suda bertahun tidak ubahnya pemain berada di rumah judi dan bisa bertaruh sesukanya. Sementara uang taruhan maupun hasil kemenangan dibayarkan dengan cara diantar oleh para agen setiap kecamatan.

“Jika Polsi memang mau meringkus, tentu sangat mudah untuk memburu dan menangkap para bandar judi kupon putih yang kini masih meraja di kabupaten belu dan malaka, maupun pemainnya, Bahkan menangkap mereka jauh lebih mudah ketimbang menangkap bandar dan pemain di rumah judi zaman old. Pun sangat mudah untuk menutup dan memberangus judi kupon putih itu.

Baca Juga :   Penyebar Hoax di Medsos, Siap-siap Langsung Ditangkap Polisi Ini Buktinya ?

Tapi kenapa hal itu tidak dilakukan pemerintah dan Polri.”Kenapa pemerintah dan Polri hanya memberangus situs situs porno dan situs yang berbau terorisme. Apakah makin maraknya judi kupon putih ini ada kaitannya dengan Pemilu dan Pilpres 2019. Artinya, ada pihak pihak tertentu yang memanfaatkan judi untuk menyedot dana segar dari perjudian itu untuk kepentingan politik dan membiayai kegiatan politiknya. Pertanyaan ini patut dilontarkan mengingat perputaran uang di perjudian cukup menggiurkan, sebab itu para bandar berani membayar setoran tinggi asal mereka dibiarkan beroperasi dengan aman,” dia mempertanyakan.

Untuk menghindari berbagai spekulasi ini, warga malaka ini mendesak pemerintah dan Polri perlu menjelaskan, kenapa judi kupon putih dibiarkan marak dan tidak diberangus serta distopkan. Kenapa pemerintah dan Polri bisa memberangus dan memblokir semua situs situs porno dan situs terorisme, tapi kenapa tidak berdaya dalam menghadapi maraknya situs dan perjudian, yang nyata nyata melanggar Pasal 303 KUHP dan Undang Undang  ITE.

Untuk itu, kita berharap Polri segera mengerahkan patroli cybernya untuk memburu para bandar judi kupon putih,dikabupaten malaka dan kabupaten belu, serta umumnya provinsi nusa tenggara timur.(Beres)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here