Merampok Di Kalsel Diringkus Di Kalteng

TEWENEWS, Banjarmasin – Tiga orang perampok tak berkutik saat dibekuk tim gabungan Polda Kalsel yang dibackup tim unit Resmob dan Intelmob Polda Kalteng. Tiga pelaku yang dua diantaranya berasal dari Sumatera dan satu dari Pulau Jawa ini, dibekuk di Jalan Tjilik Riwut KM 8 Palangka Raya, Kamis (24/10/2019) malam.

Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Agus Rusdy Sukandar mengatakan, bahwa ketiga pelaku ini ditangkap saat dalam pelarian, usai beraksi merampok di wilayah jalan A Yani km 17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalsel, Minggu (20/10/2019) sekitar pukul 10.30 WITA.

Menurut AKP Agus Rusdy Sukandar,berdasarkan hasil dari olah TKP, kemudian laporan dari korban, maka dikumpulkan bukti dan dikembangkan bahwa para pelaku diperkirakan kabur ke Kota Palangka Raya.

“Dari hasil pengembangan kita mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Palangka Raya, selanjutnya kita langsung begerak dan melakukan penangkapan di Jalan Tjilik Riwut Km 8 Kota Palangka Raya,” Jelasnya pada para wartawan.

“Saat berada di lokasi, anggota mengetahui ciri-ciri dua orang pelaku saat itu sedang melintas di jalan Tjilik Riwut kemudian dibuntuti. Ketika sampai di depan penjual roti bakar pelaku langsung di sergap petugas,” Tandasnya. Anggota yang melakukan pengintaian kata Agus berhasil mengamankan pelaku sesuai dengan ciri-cirinya.

Baca Juga :   Gubernur Kalsel Dan Presiden Jokowi Beri Apresiasi Kementerian PUPR

Kemudian lanjutnya pelaku di interogasi awal, dan keduanya mengaku bahwa ada satu temannya lagi berada di hotel Bravo di Jalan Tjilik Riwut Km 13. Anggota Gerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap temannya. “Ketiga pelaku ini kita amankan tanpa perlawanan,”Jelas Agus.

Modus yang digunakan para pelaku ini adalah mengancam dan tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam. Korban yang diincar kawanan ini adalah ibu-ibu dan mengincar barang berharga seperti Handphone, uang dan perhiasan.

“Saat ini ketiga pelaku ini kita amankan di Polda Kalsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan untuk kerugian yang dialami korban sekiar Rp 93 juta,” pungkasnya.(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: