Mulai Hari Ini Lokalisasi “Lembah Durian” Resmi Ditutup

TEWENEWS, Muara Teweh – Meski penutupannya sempat molor sepekan dari jadwal semula pada akhir nopember lalu, hari ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) resmi menutup lokasi prostitusi lembah durian atau yang biasa disebut merong.

Penutupan lokalisasi yang berada di KM 3,5 Jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu ini ditandai dengan Pengucapan dan penandatanganan deklarasi dihalaman kantor Pemkab setempat, Rabu (4/12/2019).

Bupati H Nadalsyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra mengatakan, hasil rapat koordinasi nasional bidang rehabilitasi sosial yang dilaksanakan Kementerian Sosial RI, pada 28-30 Januari 2016 yang lalu, dicanangkan “Indonesia Bebas Pasung 2017, Bebas Anak Jalanan 2017 dan Bebas Lokalisasi Prostitusi 2019“.

“Dalam rakor tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menutup lokalisasi di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, dampak keberadaan lokalisasi prostitusi sangatlah luas. Di antaranya ancaman penyebaran penyakit menular seksual.

“Saat ini banyak yang menderita atau bahkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat, karena tidak dengan pasangan yang sah,” jelas Wakil Bupati.

Baca Juga :   Benarkah Lokalisasi Merong Akan di Tutup Tahun 2019,Ini Jawabannya ?

Kemudian berbagai bentuk kemaksiatan lain yang mengiringi dunia prostitusi, minuman keras, narkoba, judi, penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan.

“Minuman keras dan narkoba, jauh lebih berbahaya dari apapun juga. Karena barang haram tersebut mampu membuat akal pikiran sehat seseorang jadi hilang. Sehingga mampu berbuat apa saja yang dilarang hukum,” pungkasnya.

Kegiatan deklarasi penutupan lokalisasi lembah durian ini dihadiri Waket DPRD Barut, unsur FKPD, kepala SOPD lingkup Pemkab Barut, dan diikuti juga oleh Satpol PP dan Damkar Barut, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan sejumlah stakeholder terkait lainnya, serta para pemilik wisma yang ada dilokalisasi. (TWN2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: