MygaFresh Citronella akan Launching di Bireuen

oleh -31 views

TEWENEWS, Bireuen – Sebuah Perusahaan bergerak dibidang farmasi kesehatan akan segera hadir ditengah – tengah masyarakat Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. MygaFresh akan di Lauching oleh Bupati Bireuen pada Kamis, 14 Oktober 2021.

CV Citamita Beujaya menghadirkan sebuah terobosan baru berupa produk kesehatan dengan merk dagang MygaFresh. Maha karya Putra – putri Aceh ini diproduksi dari hasil tanaman masyarakat desa.

Dari bahan minyak serai yang di tanam daerah dataran tinggi Gayo dan beberapa Kabupaten lainnya di Provinsi Aceh yang di olah menjadi beberapa produk kesehatan.

Maka dari produksi perusahaan CV Citamita Beujaya yang bergerak di bidang farmasi, dipercaya dapat menjadi bentuk jawaban untuk mempertahankan kebugaran tubuh secara prima.

Baca Juga :   Anev Mingguan, Kapolsek Katingan Hilir Berikan Arahan Kepada Anggota

Melalui slogan “Halal dan Sare Wangi”, brand ini menghadirkan solusi untuk meringankan pusing, sakit kepala, perut kembung, masuk angin, mabuk perjalanan, gejala flu, pegal-pegal, dan gatal akibat gigitan seranggga.

Produksi and Marketing Manager CV Citamita Beujaya Agustino Mahedi, bertutur bahwa pihaknya membawa pendekatan yang cukup berbeda kepada masyarakat melalui produk MygaFresh.

“Pada zaman sekarang penggunaan minyak angin sudah dianggap ketinggalan zaman. Terlebih, kesan ‘orang tua banget’ sangat melekat pada minyak angin,” katanya.

Meskipun begitu, masyarakat Indonesia sangat menyukai khasiat dari minyak angin ini. Melalui serangkaian inovasi, CV Citamita Beujaya menghadirkan MygaFresh sebagai pendobrak stigma tersebut.

Baca Juga :   Lagi, Polsek sebangau kuala Gelar Operasi Yustisi

“Kemasan botol roll on yang sudah modern serta formula aromatherapy yang menyegarkan tubuh anda menjadi cara kami merebut hati konsumen,” ujarnya.

Usaha ini sangat bagus untuk meningkatkan potensi lokal. Kami terus mengenalkan, agar usaha penyulingan minyak serai di dataran tinggi Gayo, terus berkembang.

“Kami selalu berupaya mencarikan jaringan dan mitra pemasaran agar produk minyak serai hasil penyulingan di Desa dapat tertampung ini, agar bisa lebih dikenal di masyarakat luas,” lanjutnya.

Sementara itu menurut Direktur CV Citamita Beujaya Muhammad Said, perusahaan yang beralamat di Matang Geuleumpang Dua Kabupaten ini mengatakan, produksi penyulingan, diharapkan menggerakkan roda ekonomi di pendesaan sekaligus bisa melestarikan alam.

Baca Juga :   PN Bireuen Seharusnya Mempertimbangkan Keberadaan Qanun Aceh Tentang Hukum Jinayah

Dijelaskannya bahwa setelah penyulingan minyak serai, kami selanjutnya melakukan mengembangkan produk turunan minyak serai, seperti minyak serai wangi yang bisa dibuat parfum, sabun, aromaterapi serta produk kosmetik lainnya.

“Untuk pemasaran, bekerja sama dengan Sales bersama BUMDes dibeberapa Kabupaten/Kota Provinsi Aceh dan Sumatra Utara, alhamdulillah saat produk MygaFresh ini dari minyak serai, sudah menyebar ke berbagai penjuru tanah air dan kita kenalkan sampai ke luar negeri,” tutup M.Said . (mz039ach)