Ngaku Bisa Selesaikan Perkara di Polisi, Pria di Muara Teweh Tipu Seorang Wanita Rp 13,3 Juta

TEWENEWS, Muara Teweh – Seorang pria di Muara Teweh, kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (kalteng) melakukan penipuan dengan menawarkan jasa untuk membantu keluarga yang tengah terjerat kasus di Polres Barito Utara.

Pelaku penipuan diketahui bernama Karno alias Nono (38) warga jalan Keladan RT.06 RT.02, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah. Ia harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan seorang korbannya Sri Paryanti yang peristiwanya terjadi sekira bulan Februari 2020 di Muara Teweh,

Korban merasa tertipu oleh pelaku yang mengaku bisa menyelesaikan masalah hukum anak korban bernama Ariny. Kecurigaan korban muncul karena pelaku tidak kunjung mengurus kasus tersebut yang tengah dialami keluarga korban. Padahal uang Rp 13.3 juta yang diminta pelaku sudah diberikan.

” Sekira bulan Februari 2020 di Muara Teweh, telah terjadi tindak pidana penipuan. Jalanya kejadian pada awalnya pelapor ingin meminta bantuan kepada terlapor untuk mencarikan solusi hukum yang menimpa anak pelapor Ariny yang sedang menjalani proses penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Barut. Kemudian terlapor menyampaikan bahwa memiliki kenalan yang dapat mengurus perkara yang sedang dijalani oleh anak pelapor,” Kata kapolres Barut AKBP Dodo Hendro Kesuma melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, Kamis (19/3/2020).

Lanjut Kasat, untuk mengurus perkara tersebut, terlapor meminta uang kepada pelapor. Karena terlapor dapat meyakinkan pelapor sehingga pelapor terbujuk untuk memberikan uang kepada terlapor secara bertahap melalui tranfer dengan total Rp. 13.3 juta.

” Setelah uang di transfer kepada terlapor, perkara yang sedang dijalani oleh anak terlapor tetap berjalan dan penyidik Sat Reskrim Polres Barut melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Ariny,” jelas AKP Kristanto.

Baca Juga :   Dugaan Penipuan oleh Oknum Pejabat RRI Masuk Tahap Penyidikan

Kemudian papar AKP Kristanto, pelapor berusaha menghubungi terlapor melalui HP, namun terlapor susah dihubungi dan selalu mengatakan sedang tidak berada di Muara Teweh. Pelapor merasa kecewa karena apa yang semula dijanjikan tidak sesuai kenyataan, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 13.3 juta.

” Setelah melalui penyelidikan dan profiling terhadap tersangka Karno alias Nono, Unit Buser Polres Barut berhasil menangkap tersangka pelaku pada Hari Rabu Tanggal 18 Maret 2020 pukul 17.15 WIB, di Jalan Yetro Sinseng, Gang Bahagia, Kelurahan Lanjas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka membenarkan telah menerima uang senilai Rp. 13.3 juta yang dikirim melalui transfer dari rekening Sri Parayanti (orang tua Ariny_red) Ke rekening tersangka secara bertahap.

” Tersangka menjamin bahwa anak korban atau pelapor bisa bebas dari masalah hukum. Dari uang yang diterima tersebut, telah digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi sebesar Rp. 10.3 juta, dan sisa yaitu Rp 3 juta diberikan kepada Fadil (masih pencarian) untuk pengurusan perkara Ariny.” jelasnya.

Barang bukti yang kita amankan berupa 1 berkas print out transaksi keuangan rekening milik korban atau pelapor atas nama Sri Parayanti yang didalamnya tercantum bukti transfer ke rekening atas nama Karno.

” Atas penipuan yang ia lakukan, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan tuduhan penipuan,” pungkas AKP Kristanto Situmeang.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: