Operasi Ketupat Telabang 2018 Akan di Gelar Selama 18 Hari

oleh -29 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Jajaran Kepolisian Resort Barito Utara akan menggelar Operasi Ketupat Telabang 2018 yang dilaksanakan selama 18 hari dari tanggal 07 dampai dengan 24 Juni 2018. Operasi ketupat telabang 2018 ini Guna menjamin keamaan, ketertiban dan kenyaman masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 M.

Menjelang pelaksanaan operasi, Polres Barito Utara mengelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2018 di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barut, Selasa (5/6/2018).

Rapat  dipimpin oleh Wakapolres Barito Utara Komisaris Polisi Agus Dwi Suryanto, S.I.K didampingi Kabag Ops Komisaris Polisi Win Widiyanto, S.I.K.

Rapat Koordinasi ini juga dihadiri dari lintas sektor yaitu Kodim 1013 MTW, Sub Denpom Barut, Kemenag, Dinkes, Dishub, Diskominfosandi, Dinas PUPR, BPBD dan FKUB Barito Utara.

Baca Juga :   Sebanyak 40 Persen Penduduk Barut Berpendapatan Rendah

Dalam sambutannya Wakapolres Kompol Agus menyampaikan, bahwa kegiatan Operasi Ketupat Telabang 2018 ini merupakan agenda tahunan jajaran Kepolisian RI yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menyambut dan merayakan hari raya idul fitri 1439 H tahun 2018.

Operasi ketupat yang digelar polri juga melibatkan unsur pemerintah dan sektor lainnya yang terkait tupoksinya masing-masing sehingga menjamin lancar dan suksesnya pelaksanaan operasi.

“Sasaran operasi Ketupat Telabang yang pertama adalah orang, kedua adalah tempat ibadah dan ketiga adalah kegiatan mudik. Jadi orang yang mudik, orang yang berbelanja, beribadah yang berekreasi akan kita lakukan pengamanan semuanya dan untuk kesiapan operasi, besok (06 Juni 2018) kita akan laksanakan Apel Gelar Pasukan”, ujar Wakapolres Kompol Agus Dwi Suryanto, S.I.K.

Sementara, Kabag Ops Polres Barut Kompol Win Widiyanto, S I K, menambahkan, bahwa pelaksanaan operasi menggelar 4 posko yang tersebar di empat titik yaitu posko terpadu bundaran buah, pos simpang dermaga, pos pertokoan dan pos jingah.

Baca Juga :   Laka Kerja,Karyawan PT.AGU Tewas Tersengat Listrik

” Dari masing-masing posko nantinya akan didukung personil dari kepolisian 18 personil, TNI 3 personil, Pol PP 6 personil, Dishub 3 personil, Dinkes 3 personil, BPBD 3 personil dan Senkom 3 personil yang di bagi dalam 3 regu,” terang Widiyanto.

Baca Juga :   Jaga Keutuhan NKRI, Polres Barito Utara Gelar Apel Kebangsaan

Lebih lanjut, selain melakukan pelayanan masyarakat di posko, juga dilakukan patroli keamaan setiap 2 jam serta patroli lalu-lintas guna kelancaran dan ketertiban pengguna jalan.

Tempat-tempat kegiatan shalat Idul Fitri dan tempat kegiatan ibadah lainnya termasuk objek pengamanan, pemudik juga menjadi sasaran pengamanan yakni yang lewat darat, jalur sungai dan juga di bandara Beringin.

“Masyarakat yang berbelanja di pasar, pertokoan untuk persiapan hari raya juga tidak luput dari pengamanan, sehingga masyarakat benar-benar merasa aman, khusyus beribadah dan merayakan Idul Fitri,” jelasnya.(AS)