Parah !!! Oknum Guru di Gunung Timang Cabuli Murid Sejak SD hingga SMP

oleh -1.018 views

TEWENEWS, Barito Utara – Bukannya memberikan contoh yang baik sebagai seorang guru, malah sebaliknya, perbuatan lelaki paruh baya berinisial K (53) yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah di Kecamatan Gunung Timang ini sungguh tidak terpuji. Ia mencabuli muridnya sendiri selama empat tahun.

Peristiwa ini baru terbongkar pada 21 November 2021, setelah keluarga korban mencurigai sesuatu terjadi pada diri korban yang masih duduk dibangku SMP.

Kecurigaan berawal saat chattingan di Hp korban dibaca oleh seorang tantenya.

Baca Juga :   Bandar Sabu Di Bartim Ditangkap, 11,31 Gram Sabu Gagal Edar

Kemudian pihak keluarga dengan berbagai cara membujuk supaya korban buka mulut. Akhirnya keluarlah nama K, sebagai pelaku persetubuhan.

Peristiwa ini sudah terjadi sejak tahun 2017, saat korban masih duduk di bangku SD dan berlanjut hingga korban SMP.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Tommy Palayukan melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aipda Tatang Ruhiyat saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar, kejadiannya di Gunung Timang. Sedang kita tangani,” ujar Tatang saat ditemui di depan ruangannya, Selasa (30/11) sore.

Tatang menerangkan terungkapnya kasus yang sudah 4 tahun terjadi itu berawal ketika Handphone milik korban dibuka oleh keluarganya. Saat itu terdapat chatingan pelaku ke korban tentang ajakan atau rayuan persetubuhan.

Baca Juga :   Pelaku Pencurian Motor di Kampus IAIN Madura Berhasil di Ringkus

“Kalau tidak salah tanggal 21 November kemarin, ibu atau tanta korban membuka HP korban. Dan ada chatingan pelaku ke korban terkait ajakan untuk disetubuhi,” ujar Tatang.

Baca Juga :   Cabuli Anak Tirinya yang Masih Dibawah Umur, Pelaku Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambang

Terhadap isi chatingan dan juga pengakuan korban, keluarga akhirnya melayangkan laporan ke polisi setempat untuk ditindaklanjuti.

“Setelah dapat laporan, kita langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi hingga akhirnya menangkap tersangka di Gunung Timang,” ujarnya.

Kini pelaku yang merupakan guru korban sudah mendalam di Mapolres Barito Utara. Ia dikenakan pasal 81 Jo 82 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 tahun 2016 tentang perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (Tim)