Pasi Pers Kodim Cilacap Hadiri Seminar dan Resepsi Hari Kartini ke-140

oleh -12 views

TEWENEWS, Cilacap – Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 0703/Cilacal Kapten Inf. Tasino beserta Pengurus Persit KCK Cabang XVIII menghadiri seminar dan resepsi dalam rangka Hari Kartini ke-140 bertempat di Pendopo Wijakusuma Sakti Kabupaten Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman No. 32 Cilacap, Kamis (25/4).

Tampak hadir dalam acara Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Sekda Kabupaten Cilacap Drs. Farid Maruf, MM, Danlanal Cilacap di wakili Pjs. Paspormar Mayor Laut (S/W) Buntari, Dandim 0703/Cilacap diwakili Kapten Inf. Tasino, Kapolres Cilacap yang diwakili Kompol Darsono, SL, Ka Kesbangpol Cilacap Drs. Satmoko, Kadis KB dan PPPA Kabupaten Cilacap Murniyah, Ketua POW Kabupaten Cilacap Hj. Tetti Rohatiningsih, ST S.Sos dan Ketua penyelenggara Hj. Suswatiningsih Farid Maruf.

Baca Juga :   Danramil Jajaran Kodim Cilacap Melaksanakan Kenthongan Sahur Bangunkan Warga

Acara diawali dengan seminar Filosofi Kebaya Kartini yang di sampaikan oleh Ketua Perhimpunan Perias Pengantin Indonesia (HARTI) Melati Kabupaten Cilacap, Yosi Rosinari dan diikuti oleh pimpinan organisasi wanita, Kepala BUMN, Kepala BUMD, dan Camat se Kabupaten Cilacap serta undangan yang berjumlah kurang lebih 500 orang.

Baca Juga :   Pastikan Kendaraan Laik Jalan, Muspida Monitoring Arus Mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan

Dalam sambutanya Ketua Pengurus Organsiasi Wanita (POW) Kabupaten Cilacap Hj. Tetti Ruwatiningsih, ST.,S.Sos mengatakan pada peringatan hari kartini tahun ini mengambil tema “Dengan Semangat Kartini, Kita wujudkan kualitas keluarga untuk Kabupaten Cilacap maju dan berdikari”. Perlunya kita mengingat kembali jasa-jasa RA. Kartini terutama bagi kaum perempuan Indonesia dan generasi penerus agar mampu meningkatkan peran serta dalam pembangunan Bangsa Indonesia.

Baca Juga :   Di Masa PSBB, Mitra Jaya Koramil 03/GP dan Warga RT012/RW02 Kota Bambu Utara Ikuti Ronda Swakarsa

Menurutnya nilai nilai yang terkandung dalam perjuangan Kartini patut diteladani sebagai bentuk feminisme dan nasionalisme yang terlihat dari cara berpakaian kebaya yang merupakan filosofi bagi kaum wanita yang menjunjung simbol dan nilai-nilai moral ketaatan dan menjunjung kemerdekaan.

“Wanita yang baik akan melahirkan generasi- generasi penerus bangsa yang berkualitas, mampu mendidik dan mengantarkan anak anak menjadi generasi milenial yang handal, bermoral dan bermartabat”, papar Tetti Ruwatiningsih.(Totong/Urip)