Pasien Akan Melahirkan Kritis Dibiarkan Tanpa Tindakan, Ini Kata Hasrat SAg

oleh -72 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Sudah bukan jadi rahasia jika pelayanan  sebagian rumah sakit di negeri ini masih jauh dari kata memuaskan. Informasi, kenyamanan dan pelayanan yang seharusnya menjadi hak pasien seringkali diabaikan. Reaksi keluarga pasien pun  berbeda-beda menanggapinya. Ada yang berani menggugat, tapi ada pula yang pasrah.

Seperti yang di ungkapkan oleh Anggota DPRD Barito Utara, kalimantan Tengah, Hasrat. SAg menyampaikan kejadian yang di alami warga dari Lahei Barat Kecamatan Lahei, pada hari Minggu (7/7) saat itu Ria, ingin melahirkan di RSUD Muara Teweh, ternyata langsung di rujuk ke Rumah Sakit Banjarmasin, karena dokter Spesialisnya tidak ada.

Baca Juga :   Saat Video Conference Bersama Kepala Daerah Se Indonesia, Pemkab Barito Utara Nyatakan Siap Ikuti Arahan Pusat

” Kejadiannya waktu pasian sampai di rumah sakit Muara Teweh, pihak rumah sakit meminta keluarga pasien langsung ke Banjarmasin, seharusnya sebelum di rujuk ke RS Banjarmasin pasien seharusnya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” kata Hasrat di kantor DPRD Muara Teweh, Senin (8/7/2019)

Baca Juga :   DPRD Barut Harap Program Bedah Rumah Tepat Sasaran

Ia menambahkan, ada prosedur apabila pasien yang akan di rujuk ke rumah sakit lain, seperti adanya tindakan medis terlebih dahulu dan ada perawat pendamping, tapi untuk kejadian waktu itu tidak ada sama sekali.

” Keluarga pasien bingung dan keadaan sudah putus asa, hampir kritis saat akan melahirkan, lalu keluargannya menelpon dan saat itu juga saya datang melihat keadaan pasien, mereka mengeluh dan minta tolong,” jelasnya.

Saat itu juga kata Hasrat, saya menemui perawat meminta agar pasian dari Lahei Barat ini segera di tangani terlebih dahulu, walaupun akan di rujuk ke rumah sakit lain jangan tanpa ada penanganan, saat mereka akan melakukan tindakan medis, ternyata pasien tersebut melahirkan.

Baca Juga :   Sempat Tertunda, Waket I DPRD Barut Akhirnya Disuntik vaksin COVID-19

” Bayangkan apabila pasien langsung di bawa ke rumah sakit lain tanpa ada tidakan dan penangan terlebih dahulu bagai mana, dan ternyata anak yang di lahirkan meninggal dunia,” ujarnya.(Tim)