Pasien Covid-19 Sembuh, Dusun Tengah Menjadi Zona Hijau

oleh -14 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Update Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, hari ini 1 orang pasien sembuh dan tidak ada penambahan kasus positif. Warga diminta tetep terapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Ketua Bidang Komonikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bartim, Drs. Dwi Aryanto menyampaikan “Hari ini 1 orang pasien sembuh dari Kecamatan Dusun Tengah, dan tidak ada penambahan kasus positif”, ucapnya Srasa 8 Juni 2021.

Baca Juga :   Personil Polsek pematang karau bripka husin sosialisasikan maklumat kapolres bartim ,terkait kepatuhan protokol kesehatan ditempat umum.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Bartim tersebut menjelaskan, Secara kumulatif kasus Covid-19 di Bartim 1096 kasus, sebanyak 1062 orang pasien sudah sembuh, 15 orang masih dalam perawatan dan 19 orang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 15 pasien yang masih dalam penaganan tersebar di enam kecamatan, dengan rincian dari Kecamatan Karusen Janang 4 orang, Paju Epat 1 orang, Dusun Timur 4 orang, Raren Batuah 1 orang, Patangkep Tutui 2 orang dan dari Kecamatan Benua Lima 3 orang.

Baca Juga :   Waspada Karhutla, Aipda Haswan Ajak Warga Jangan Karhutla

Sedangkan untuk empat kecamatan, yakni Kecamatan Pematang Karau, Dusun Tengah, Paku dan kecamatan Awang menjadi zina hijau karena tidak ada lagi pasien yang dirawat.

Dwi juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

“Bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat mari kita bersama-sama untuk lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus mata rantai Covid -19 dari wilayah kita dengan selalu mematuhi protokol pencegahannya”, ajaknya.

Dukungan dan komitmen seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Timur, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, pungkasnya (Ahmad Fahrizali)