Patra Jasa Akan Tegas Terhadap Perusahaan Yang Belum Mengisi Formulir Kerjasama

oleh -62 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – PT. Patra Jasa yang merupakan anak perusahaan PT. Pertamina, akan lakukan tindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak mengisi formulir permohonan kerjasama, penggunaan jalan Pertamina dikabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, hingga batas waktu yang ditentukan.

Hal tersebut disampaikan penaggungjawab kegitan dari Patra Jasa I Made Wirya yang mengatakan, Patra Jasa akan tegas sesuai dengan pemberitahuan kita sebelumnya, bagi perusahaan batubara, sawit maupun perusahaan lainnya yang yang tidak mengisi formulir permohonan kerjasama dengan kita sampai batas waktu yang telah kita tentukan, namun kepada masyarakat yang ingin melintas tidak kita larang, tegas Made di Tamiang Layang pada Sabtu (05/10/2019).

Baca Juga :   Sinergitas TNI Polri Bersama Instansi Pemeritahan dan Warga Bersihkan Lapangan Sepakbola

Selama ini kita sudah melaksanakan tahapan-tahapan mulai dari sosialisasi, penyampaian surat, memang ada keberatan dari beberapa kelompok, suda dicoba di mediasi dan kami laporkan ke manajemen, kita disuruh mengambil kebijakan.

Sebelumnya Patra Jasa melakukan penutupan jalan bagi angkutan batubara, sawit dan angkutan lainnya, sejak tanggal 23 hingga 30 september, namun pada 1 hingga 5 oktober jalan tersebut dibuka untuk semua angkutan pada malam hari, karena pada siang hari Patra Jasa melakukan perbaikan jalan.

Baca Juga :   Hari Ini 2 Orang Lagi Pasien COVID-19 di Bartim Dinyatakan Sembuh

Sekarang kita akan tegas, sebelumnya kita sudah berikan kelonggaran, saat ini sudah ada 13 perusahaan yang mengisi formulir kerjasama dengan Patra Jasa, masih ada beberapa perusahaan yang belum mengisi formulir kerjasama, ungkap Made.

Saat ini kita fokus kepada perusahaan yang punya niat kerja sama dengan Patra Jasa, untuk menggunakan jalan kami, karena kita bergerak di bidang jasa, kami akan meningkatkan level of service jalan, sesuai dengan tujuan kami datang ke sini. Kalau ada penolakan itu wajar dan sangat manusiawi, karena mereka belum tahu apa hasilnya, kita akan memberikan bukti seiring dengan berjalannya waktu.

Baca Juga :   Polsek Arsel Gencar Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli Kepada Warga Seputaran Kota Pangkalan Bun

Hingga saat ini kita belum ada bicara tarif, rencananya tanggal 10 Oktober ini, kami akan undang semua penambang, akan kami sosialisasikan dan kita rumuskan bersama untuk hitung-hitungannya, kita bisa komparasi nilai-nilai pasaran sehingga penambang juga tidak dirugikan. Jadi kami tegaskan belum ada kita bicara nilai pungutan, itu akan dibicarakan nanti, kalau ada yang bilang tarif kita kemahalan itu informasi yang dipelintirkan, pungkasnya (Ahmad F).