PDI Perjuangan Persiapkan Saksi Untuk Kawal Suara Taufik-Ompie Saat Pemilihan

oleh -15 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Sebagai partai pengusung, PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Barito Utara juga mempersiapkan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi Calon Bupati Taufik Nugraha dan Calon wakil Bupati Ompie Herby.

Saksi ini disiapkan untuk mengawal proses pemungutan suara di TPS pada 27 Juni 2018 mendatang.

Berdasarkan penjelasan Ketua PDI Perjuangan, Ompie Herby di Barut, pihaknya menyiapkan saksi agar Pilkada dapat berjalan sesuai asas langsung bebas rahasia jujur dan adil (luber jurdil).

Baca Juga :   Elektabilitas di Survei Rendah, Taufik Nugraha "Ngaku" Kerja Tanpa Pencitraan

“Kami ingin mengantisipasi pilkada dari segala potensi kecurangan,” kata Ompie Herby saat di bincanggi di sela acara Traning Of Trainer (TOT) saksi PDIP pada pilkada 2018 Pemilu Legeslatif dan Pemilu Presiden 2019, di Hotel Armani, Jumat (22/6/2018).

Saksi yang bertugas di TPS, kata dia, harus memastikan bahwa yang datang merupakan benar-benar warga yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca Juga :   Jalan Lintas Muara Teweh-Benangin Terancam Putus, Pemerintah Anggarkan Rp 9,9 Miliar

“Selain itu, saksi harus memastikan bahwa penghitungan surat suara dan rekapitulasi suara, juga berlangsung dengan baik dan benar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Saat ini tengah berlangsung pembekalan saksi TPS bagi Taufik – Ompie untuk kelurahan Lanjas dan Melayu. Hasil dari kerja saksi adalah dokumen rekapitulasi suara yang tertulis valid, ditandatangani oleh petugas KPPS.

“Saksi harus ditugaskan di wilayah yang dia kenal dengan baik. Sebaiknya saksi ditugaskan di tempat dia tinggal. Saksi tidak boleh bertugas di wilayah yang tidak dia kenal,” kata Ompie.

Baca Juga :   Taufik Nugraha : Saya akan Bangun Asrama untuk Pelajar dari Desa

Dijelaskannya, pengenalan wilayah, menjadi penting untuk mengenali satu per satu pemilih yang masuk ke bilik suara TPS sesuai yang tertera di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Saksi yang tidak kenal wilayah, pasti tidak kenal para pemilih. Ini harus dihindari,” pungkasnya.(agustian/tim)