Pelajar Kelas XII Asal Desa Mangkahui Hilang, Kini Sudah di Temukan

TEWENEWS, Puruk Cahu – Polsek Murung, Polres Murung Raya, Polda Kalimantan Tengah, telah mempertemukan Siti Nurul Asiyah (19), pelajar kelas XII, warga desa Mangkahui, Rt 09 Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalteng dengan Orang Tuanya Ibu Siti, yang sempat hilang dari rumah.

Siti Nurul Asiyah, menurut cerita dari dua warga dari kilo meter 52, Joko dan Widodo, saat di jalan Negara arah Muara Teweh-Puruk Cahu, pada malam hari mengendarai sepeda motor sekitar pukul 07.00 WIB, melihat perempuan berjalan sendiri, Rabu 29 Januari 2020.

Saya bersama Widodo, langsung singgah dan mematikan sepeda motor, dan bertanya kepada Siti Nurul Asiyah yang berjalan kaki sendiri, ” Kenapa kamu berjalan kaki, dan teman kamu siapa, namun ia diam saja tidak ada jawaban. Saya juga bertanya kenapa kamu tinggal sepeda mu disana, dia ada jawab biar aja,” ujarnya.

Lanjut joko, kami memutuskan membawa perempuan tersebut ke KM 52 bersama sepedanya, dan setelah sampai kami serahkan lansung kepada ketua RT, hal ini menbuat warga berkumpul, ibu-ibu ngasih dia makan, sekalian menanyakan asal nya dari mana, lalu dia menjawab asal dari Desa Mangkahui, dan setelah pagi saya bersama kawan menuju Puruk Cahu mengantarka kepolsek Murung.

Baca Juga :   Tegas!!! Dirut PDAM Puruk Cahu Akan Tindak Pelanggan Menunggak Tagihan

” Hal ini sudah ditangani oleh pihak Polsek Murung, dan sementara pihak Polsek menerima keterangan, sementara gadis itu gak bisa di ajak bicara dan sempat juga naik pohon yang mati disebelah perkiran mobil Polsek Murung,” jelasnya.

Pihak Polsek, menghubungi Dedie kepala Desa Mangkahui agar segera menghubungi keluarga Siti. Dan tidak berapa lama kades bersama orang tua gadis itu datang ke Polsek untuk di bawa pulang.

Kapolsek Murung menyampaikan kepada anak dan orang tuanya disaksikan Kepala Desa Mangkahui Dedi Irawan, agar mengawasi dan lakukan pembinaan kepada Siti. ” jangan melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, Keluarga serta harus diberikan bimbingan secara Agama,” kata Yuliantho,(Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: