Pelajar Muara Laung yang Tenggelam Ditemukan setelah Pencarian 12 Jam

oleh -195 views

TEWENEWS, Murung Raya – Setelah 12 jam sejak dikabarkan tenggelam, jasad Muhid (15) pelajar di Kelurahan Muara Laung 1 akhirnya ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito tidak jauh dari lokasi awal hilangnya korban saat berusaha menyeberangi sungai, Senin sore (30/9/2019).

Pencarian terus dilakukan warga bersama aparat Kepolisian dari Polsek Laung Tuhup dengan menggunakan peralatan seadanya seperti perahu dan speedboat yang pada akhirnya membuahkan hasil.

Madi Warga Muara Laung 1 menyampaikan, bahwa penemuan jasad korban berjarak lima meter dari lokasi awalnya tenggelamnya. “Semenjak dilaporkan korban tenggelam kurang lebih 12 jam, kami terus melakukan pencarian dan akhirnya korban dapat ditemukan yang tidak jauh dari lokasi awal korban tenggelam,” ujarnya.

Baca Juga :   Keluarga Korban Tenggelam Protes, Meninggal Bukan Karena Kesurupan

Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi warga bersama pihak Kepolisian Laung Tuhup dengan menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

“ Korban kita temukan dalam kondisi mengapung dan tertelungkup dipermukaan air yang menggunakan baju kaos warna oren serta celana jeans panjang selanjutnya diserahkan lansung kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” jelas Madi.

Baca Juga :   Oprasi Antik, Satresnarkoba Polres Murung Raya Tangkap Bandar Sabu Warga Desa Mangkahui

Sementara itu, Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Munif Setiyono mengungkapkan, kronologis tenggelamnya seorang pelajar Muara Laung 1 di Sungai Barito, Minggu sore (29/9) kemarin. Saat korban bersama kedua temannya menyeberang sungai Barito dengan cara berenang,

“ Saat itu korban Muhid mengajak kedua temannya yaitu Triswan (14) dan Joy (13) bertemu di rumah lanting. Lalu mereka berniat menyeberangi Sungai Barito. Saat kedua temannya sudah sampai di seberang sungai dan melihat korban di belakang sudah tidak ada. Lalu mereka berdua berusaha mencari korban hingga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak orangtua korban,” ungkap Munif Setiyono.

Ia memaparkan, peristiwa tenggelam tersebut terjadi Minggu (29/9) sekitar pukul 16.00 WIB hingga terus dilakukan pencarian terhadap korban.(Tim)