Pelaku Pembunuhan Kakek di Handel Sinjung Kapuas Diamankan, Begini Kronologis dan Dugaan Motifnya

TEWENEWS. Kuala Kapuas – Ahmad Junaidi (23), diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan pasangan suami istri, Hairudin (60) dan Rusmini (59) di Handel Sinjung Ujung RT 9 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas telah diamankan jajaran Polsek Kapuas Timur, Sabtu (6/4/2019) siang.

Sebagaimana keterangan yang disampaikan oleh Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah, korban Hairudin diketahui meninggal dunia usai dianiaya pelaku. Sementara istrinya, Rusmini (59) kondisinya kritis dan kini sedang dalam tindak medis intensif di RSUD Kapuas.

Dalam keterangannya, Kapolsek menjelaskan hubungan pelaku dan para korban masih sebatas tetangga saja.

Hasil penyidikan sementara, berdasarkan keterangan didapat oleh pihak kepolisian, tindak penganiayaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di rumah korban.

“Pelaku diketahui masuk dari pintu belakang rumah korban dengan membawa parang kemudian langsung membacok korban Hairudin, diperkirakan dari arah depan ke leher korban mengenai telinga kiri dan leher,” jelas Kapolsek

Selanjutnya, korban Hairudin melompat lewat jendela menghindari pelaku, sekitar kurang lebih 10 meter dari rumah korban dan korban terjatuh hingga didapati sudah meninggal dunia.

Kemudian di dalam rumah korban, pelaku diketahui membacok istri korban, Rusmini. Hingga Rusmini mengalami luka di kepala dan tangan kanan.

Baca Juga :   Oknum TPK Diduga Sunat Dana Bantuan Sosial Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

Hingga akhirnya jajaran Polsek Kapuas Timur dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian.

Pelaku pun bisa langsung diamankan beserta barang bukti parang dengan panjang keseluruhan 56,5 sentimeter dengan gagang kayu warna coklat tanpa kompang.

Motif pelaku menganiaya para korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun ramai beredar kabar di media sosial jika pelaku ini disebutkan gangguan jiwa.

“Indikasi memang ada gangguan jiwa tapi nanti diperkuat dengan keterangan dokter dulu, jadi masih dalam penyelidikan dan penyidikan lanjutan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kegegeran terjadi di Handel Sinjung Ujung RT 9 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (6/4/2019) siang.

Saat evakuasi para korban ke RSUD Kapuas, pihak kepolisian dibantu oleh relawan dari KGE Anjir beserta Emergency 543 Kapuas Timur.

Korban meninggal dievakuasi menggunakan Unit 2 Ambulans KGE Anjir dan korban satunya lagi dibawa menggunakan Ambulans Puskesmas terdekat ke RSUD Kapuas guna tindak medis.(J.A).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: