Pembanguan SMKN-1 Gunung Timang Masih Menyimpan Misteri

oleh -63 views

TEWENEWS,Muara Teweh – Hingga kini belum ada kejelasan untuk  pembangunan gedung baru sekolah SMKN 1 di Desa Ketapang Kecamatan Gunung Timang. Akibat dana bantuan pusat sebesar Rp2,3milyar di alihkan untuk  membangun sekolah baru di Desa Kandui

Tokoh masyarakat, sekaligus Pengawas pendidikan,Saprudin S Tingan menyampaikan sampai saat ini dirinya masih  mempertanyakan perihal   pembangunan SMKN1 di desa ketapang tidak ada realisasinya padahal usulan untuk bangunan baru sudah di setujui.

Baca Juga :   Gelar Ops Yustisi di Jalan Tujuh Enam, Polsek Teweh Timur Jaring Sejumlah Pelanggar Protokol Kesehatan

“Saya pegawas pembinanya sejak pengurusan pendirian penegerian sekolah tersebut.Saya selalu hadir dan itu tempatnya memang di desa ketapang kecamatan gunung timang.Surat Keputusan (sk) penegerian bernama SMKN-1 Gunung Timang di desa ketapang,”katanya di Muara Teweh (23/4/2018)

Ditambahkannya,setelah anggarannya disetujui oleh Dirjen pendidikan pusat degan besar anggaran Rp2,3Milyar lebih, tiba tiba pembangunan gedung dipindah tanpa persetujuan masyarakat alias komite sekolah.

Baca Juga :   Tiga kali Ditabrak Tongkang, Dewan Minta Lokasi Jembatan Tumpung Laung di Evaluasi

“Saya sama sekali tidak tahu gedung baru didesa kandui  itu sekolah apa,karena sesuai surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi kalimantan tengah tentang penetapan sekolah dan guru binaan pengawas sekolah di lingkungan dinas pendidikan provinsi kalteng tahun 2018,nomor : 800/482/set.01/III/2018, tidak ada nama sekolah baru tersebut,”ujarnya

Ditambahkan Saprudin,untuk Kecamatan gunung timang sampai  saat ini yang terdaftar resmi untuk SMKN 1 gunung timang ada di desa Ketapang bukan bangunan baru yang ada di desa kandui tersebut.

Baca Juga :   Catatan Akhir Pekan : Anak- anakku, Siswa SMKN 1 Desa ketapang Bersabalah

“Kita harus akui ini kegagalan dalam pembangunan dibidang pendidikan,katanya hal ini sudah di lakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian kita tunggu bagai mana hasilnya apakah kasus ini akan terkuak kita liat saja,”pungkasnya (Agustian)