Pembunuh Wanita Dalam Box di Sungai Tabuk, Berhasil di Bekuk

oleh -74 views

TEWENEWS, Banjarmasin – Pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan dalam box di Langgar Al Musyarafah Desa Pemakuan Laut, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu(10/6) siang, berhasil dibekuk tim gabungan Polda Kalsel dan Resmob Polres Banjar, Minggu (10/6/2018) malam.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih belum memberikan data jelas tentang identitas pelaku yang biasa dipanggil Riyad oleh warga setempat. Pelaku Riyad ditangkap tim gabungan di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin Tengah.

Setelah tertangkap, pelaku Riyad langsung dibawa petugas ke lokasi pembunuhan di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin. Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Sofyan Hidayat SIk langsung turun ke TKP.

Baca Juga :   Usai Maling Nginap Di Hotel, Pelaku Ditangkap Polsek Perhentian Raja

Inafis Polda Kalsel langsung melakukan olah TKP pembunuhan korban yang memiliki ciri-ciri rambut pendek sebahu, yang belakangan diketahui bernama Linda Wati.

Perempuan berusia 32 tahun itu tercatat sebagai warga yang beralamat di Anjir Serapat Timur Km 14 Kapuas Timur.

Kerja keras polisi membuahkan hasil. Sekitar 12 jam setelah penemuan mayat dalam box, pelaku berhasil dibekuk.

Baca Juga :   Polres Kapuas Ciduk Dua Budak Sabu di Jalan Lintas Trans Kalimantan

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat di dalam box berwarna putih membuat pihak penyidik bekerja keras melakukan lidik di lapangan mengenai penyebab tewasnya korban yang diduga berjenis kelamin wanita ini.

Petugas gabungan sendiri tampaknya masih berada di lapangan melakukan lidik kasus yang menghebobkan warga Sungai Tabuk ini.

Seperti dilansir dari Banjarmasinpost.co.id di kamar pemulasaraan RSUD Ulin Banjarmasin Kalsel, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan.

Baca Juga :   Warga Jalan Flores Dihebohkan Temuan Tengkorak Manusia

Meski mayat itu semula tersimpan di sebuah box di langgar Musyarafah, namun saat mayat dikeluarkan dari lemari pendingin ternyata kondisinya terlihat masih utuh.

Dari balik selembar kain putih yang menutupi tubuhnya, jenazah tersebut juga berambut pendek sebahu.

Kondisi berangsur menghitam, tanpa ada kekurangan satu organ tubuh satu pun. “Tidak ada. Mayat utuh kok. Jadi tidak benar bila korban dimutilasi,” jelas Fauzi, anggota Tim Forensik RSUD Ulin Banjarmasin.(tim)