Pemda Mediasi Sengketa Lahan di Babau Km 66 Mura

oleh -39 views

TEWENEWS, Puruk Cahu – Sejak bulan Desember 2018 masalah sengketa lahan PT Adaro dengan masarakat Desa Penda Siron, Kecamatan Laung Tuhup, sampai sekarang masih belum ada titik terang.

Pemerintah daerah akan memanggil pihak dari PT Adaro dan ahli waris pemilik lahan yang bersangketa diwilayah Desa Penda Siron.

Baca Juga :   Jalan Lintas Muara Teweh-Benangin Terancam Putus, Pemerintah Anggarkan Rp 9,9 Miliar

Wakil Bupati Mura, Rejikinor S.Sos yang akrap disapa Kinoi, saat diwawancarai Wartawan tewenews.com, di kantornya mengenai pemanggilan dan pertemuan antara pihak PT Adaro dengan ahli waris.

“Benar nanti kita akan undang atau memanggil kedua belah pihak pada Selasa nanti,” ujarnya,  Jumat (16/05/2019).

Baca Juga :   65 orang Karyawan PT HPU Jadi Penyumbang Lonjakan Kasus Covid-19 di Murung Raya

Kedua belah pihak harus sama-sama membawa bukti atmitrasi atau dokumen kepemilakan yang sah, supaya pihak pemerimtah bisa milihatnya sekaligus minta untuk pegangan atau arsip.

Dia menambahkan, pemerintah daerah hanya mempasilitasi, masalah kesepakan sepenuhnya di serahkan kepada kedua belah pihak.

Baca Juga :   Safari Syawal 1440 H dan Halal Bihalal Bupati Mura Himbau PNS Tingkatkan Disiplin

“Untuk  masalah tuntutan ganti rugi lahan bagaimana aturan mainnya, silahkan mereka yang mengatur, semoga mendapat kesepakatan yang terbaik juga tidak merugikan pihak perusahaan atau masarankat,” terangnya.(Asmansyah)