Pemilik Akun Fb Syeh Subakir yang Menghina Ustad Abdul Somad Minta Maaf Didepan Tokoh Agama

oleh -47 views

TEWENEWS, Puruk Cahu – Pelajaran berharga bagi pemikik akun fb Syeh Subakir atasnama Subakir (49) pemilik warung makan lalapan Kanahaya jalan A Yani yang telah meminta maaf atas tulisan “hate speech” komentarnya di sebuah postingan video ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) yang membuat resah seluruh nitizen khususnya warga Kota Puruk Cahu Sabtu (20/4) malam lalu.

Penyelesaian masalah yang dilaksanakan di Mapolsek Murung ini tampak dihadiri oleh beberapa tokoh agama Kabupaten Murung Raya diantaranya Joko Sidig S Ag selaku pimpinan Muhamadiyah dan H Rahmadi dari FKUB.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Desa Penyang Bagikan Masker Kepada Warga Binaan

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama SIK melalui Pjs Kapolsek Murung Ipda Yulianto S Ap mengatakan bahwa pihaknya pada Sabtu (20/4) malam yang lalu telah mengamankan pemilik akun fb ini di Mapolsek Murung untuk menghindari amukan masa yang semakin berdatangan usai menyebarnya foto komentar Subakir ini atas ceramah UAS di media sosial fb.

Baca Juga :   Satnarkoba Polres Jombang Ungkap Kasus  Kurun Waktu 12 Hari

“Malam tadi kita sudah amankan Subakir (49) Di Mapolsek, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Dan hari ini kita bersama tokoh agama sepakat untuk menerima permintaan maaf dari pemilik akun fb ini,” kata Ipda Yulianto kepada awak media usai proses mediasi di Mapolsek Murung, Minggu (21/4).

Selain itu ditambahkannya lagi bahwa selain menyampaikan permohonan maafnya, Subakir juga diwajibkan membuat surat pernyataan diatas materai 6000 untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Selain video permintaan maaf, kita juga mewajibkan Subakir untuk membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tambahnya.

Baca Juga :   Gundul Alias Kai Pengedar Narkoba Antar Provinsi Diciduk Polisi

Sementara itu ditempat yang sama Subakir (49) saat dibincangi awak media mengatakan permohonan maafnya atas ucapan kebencian yang telah dilakukannya sehingga membuat warga pengguna fb marah. “Saya minta maaf mas, kepada seluruh masyarakat Indonesia umumnya dan Mura khususnya. Saya khilaf mas, spontan dan saya mohon maaf,” tutupnya.(Asmansyah)