Pemkab Barito Timur Usulkan BSPS Sebanyak 550 Buah

oleh -58 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) usulkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 550 untuk perehapan rumah warga yang ada diwilayah setempat.

Hal tersebut sampaikan Kepala Dinas PUPR Bartim, Yumail J Paladuk, “Program BPSP sudah diusulkan ke pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Kalimantan Tengah, bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta sarana dan prasarana”, tuturnya kepada wartawan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa 17 Mei 2022.

Menurutnya, program BPSP sudah direspon jauh sebelumnya diusulkan ke pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta sarana dan prasarana, namun karena ada musibah banjir bandang yang menimpa saudara kita di Kalimantan Barat sehingga alokasi ribuan BSPS dialihkan kesana.

“Kita sudah usulkan ada program BSPS sebanyak 550 rumah dan untuk desa kemungkinan akan masuk karena kita usulkan per Kecamatan dan kita sudah minta datanya untuk Karusen Janang kita sudah minta data-data dari tiap Kecamatan dan kemudian akan kita survei bersama pihak provinsi terkait kelayakan atau tidaknya rumah tersebut”, ungkap Yumail.

Selanjutnya dari pihak provinsi ada tim untuk survei dan kita akan dampingi turun ke lapangan dan melakukan survei penghitungan terkait perbaikan yang harus dilakukan, karena kita pun hanya memfasilitasi dan mengusulkan tapi mereka provinsi yang mempunyai anggaran, tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Yumail juga menyampaikan bahwa pihak Kabupaten hanya bisa mengusulkan dan mendampingi namun kewenangan sepenuhnya ada di pemerintah pusat untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Kita juga harus melihat apakah regulasinya dimungkinkan untuk melakukan perehpan rumah di trans, namun kalau boleh kita persilahkan pihak pemerintah provinsi untuk melaksanakan program itu,” pungkasnya.

Sebelumnya ada keluhan warga desa Wuran kecamatan Karusen Janang yang meminta perhatian dari pemerintah untuk dilakukan perehapan rumah yang tidak layak huni dengan total jumlah rumah warga yang berkisar kurang lebih 170 buah rumah warga. (Ahmad Fahrizali)