Pencuri HP RSUD Muara Teweh Tertangkap, Polisi Beberkan Kronologisnya

TEWENEWS, Muara Teweh – Tersangka pelaku pencuri HP, pada hari Jumat 24 Mei 2019 pukul 02.30 WIB, di Ruang Anggrek 3A, Lantai 5 RSUD Muara Teweh, Jalan Yetro Sinseng, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, dibekeuk Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, di wakili kasat Reskrim  AKP Samsul Bahri, membenarkan penangkapan tersangka. Ia menceritakan kronologis penangkapan Fatoni Suhartono alias Bro (50) warga Jalan Sengaji Hulu, No. 04, RT. 10, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, yang merupakan residivis perkara curat dan curanmor.

“Pelaku kami amankan pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2019 pukul 00.30 WIB, di Jalan Swakarya, dekat Stadion Swakarya Muara Teweh,” ujar Kasat, Minggu (26/5/2019).

AKP Samsul Bahri memaparkan, berdasarkan hasil penyelidikan Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut dan keterangan saksi-saksi di RSUD Muara Teweh (petugas keamanan_red), didapat informasi bahwa diduga pelaku pencurian HP milik Reza Kurniawan, di Ruang Anggrek 3A Lantai 5 RSUD Muara Teweh, adalah tersangka Fatoni Suhartono alias Bro.

“Menurut petugas keamanan bahwa pada hari Jumat 24 Mei 2019, pukul. 01.45 WIB, sebelum terjadinya kehilangan HP, ada melihat pelaku masuk ke RSUD Muara Teweh, melewati lift ke lantai 5, namun pada pada saat turun melewati tangga darurat dan pergi secara tergesa-gesa dan tidak diketahui arah perginya,” beber Perwira di jajaran Polres Barut ini.

Baca Juga :   Dandim 0703/Cilacap Melepas Peserta Adventure Trabas Trail 2x1 di Lapangan Tegalsari, Sidareja

Kasat Reskrim menyampaikan bahwa pelaku mengakui bahwa telah mengambil HP merk Xioami Redmi Note 5 warna hitam di Ruang Anggrek 3A, Lantai 5 RSUD Muara Teweh. HP tersebut telah dijual kepada saksi Amad Supriadi alias Supri pada hari Jumat tanggal 24 Mei 2019 pukul 20.00 WIB seharga Rp. 1.5 juta, namun saksi Supri baru membayar kepada tersangka Rp 300 ribu.

“HP hasil curian tersebut sebelum dijual kepada saksi Supri, terlebih dahulu di restrart di counter laptop di Jalan Ahmad Yani, Muara Teweh, dengan biaya restart Rp 200 ribu dan yang membayar adalah saksi Supri,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, polisi menerapkan Pasal 363 KUH Pidana, hal itu berdasarkan keterangan dari para saksi dan barang bukti berupa satu HP Xioami Redmi Note 5 warna hitam, uang Rp 100 ribu, sisa hasil penjualan HP hasil curian.

Atas peristiwa tersebut, Kasat Reskrim Polres Barut, AKP Samsul Bahri mengimbau kepada pasien, pembesuk maupun pegawai rumah sakit untuk lebih waspada, saat menaruh barang – barang berharga. Apalagi dalam kondisi tidur, sebaiknya barang disimpan ke tempat yang lebih aman. Kalau dibiarkan tergeletak secara terbuka, rawan mengundang tindak kejahatan.(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: