Pencuri Kotak Amal Terekam CCTV di Mesjid H. Bakrie Sikui

oleh -692 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Sebuah kotak amal di Mesjid H. Bakrie, Jln. Negara Km. 27/34 Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru , Kabupaten Barito Utara digondol maling aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di mesjid tersebut.

Aksi pencurian kotak amal itu terjadi pada Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 06.00 WIB Saat itu Mesjid H. Bakrie sedang tidak ada orang disekitar yang mengetahui adanya pencurian kotak amal tersebut.

Dari rekaman kamera pengawas, tampak seorang laki-laki menggunakan baju berwarna abu – abu , menggunakan tas selempang, celana pendek, menggunakan peci, serta mukanya yang terhalang dengan masker, datang dari arah belakang Mesjid, dan langsung berjalan menuju arah dalam mesjid.

Baca Juga :   Pemdes Desa Sikui Diduga Serobot Tanah Milik Warga

Dia sempat melihat-lihat kotak amal yang di taruh di depan pintu belakang masuk kemesjid.

Tidak lama berselang, pria yang diperkirakan berumur lebih dari 30 tahun keatas ini melirik ke arah kotak amal. Kotak amal itu berada di meja dekat dengan pintu masuk, tidak jauh dari tempat berdiri.

Pelaku ini langsung menggotong kotak amal tersebut. Setelah itu dia bawa kotak amal tersebut kearah dalam pintu mesjid, dan seterusnya tidak terekam kamera pengawas.

Pengurus Masjid H. Bakrie, Ustadz Fauzi mengatakan sekitar jam 03.00 WIB pagi begitu saya bangun datang dari rumah langsung saya keluarkan kotak ini sekalian buka mesjid.

Baca Juga :   Ternyata, Penerima BLT-DD Desa Sikui Bukan Ketua BPD Tapi Istrinya

“ Jadi kebiasaaan sehari – hari, sesudah habis sholat isya ketika mau pulang kerumah baru mau di masukan kotak ini, Ketika mau memasukan kotak ini saya angkat kotak ini kok terbuka,” kata Ustadz Fauzi kepada wartawan di dalam mesjid H. Bakrie ,Kamis (4/3/2021).

Malamnya saya replay lewat Handphone pribadi milik saya tidak ketemu, besok nya saya suruh penggurus mesjid yang mempunyai laptop pribadi karena harus di lepas memori CCTV.

“Kronologisnya jam 06.09 WIB saya perhatikan rekaman cctvnya saya tidak kenal, sepertinya orang musafir saya tidak kenal,” ujarnya.

Harapakan kita itu kenapa di ekspos supaya si pelaku itu sempat membaca atau melihat berita ini semoga pelaku nya sadar dan merasa malu untuk mengulangi kelakuannya lagi, pengurus masjid belum melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian dan masih menunggu itikad baik dari pelaku.

Baca Juga :   Ali Superjan Dikukuhkan Jadi Demang Kepala Adat di Kecamatan Lahei

“ Semoga dia menonton video – video di Instagram,” ujarnya.

Diperkirakan kerugian saat ini belum di ketahui, namun rata – rata 600 ribu – 1 juta rupiah pada sebelum terjadinya pencurian kotak amal tersebut.

“ Masalahnya itu allahu alam didalam sini kan kita membukanya seminggu sekali tiap hari jum’at itu biasanya rata rata ratusan ribu rupiah,” pungkasnya. (Iskandar)