Pengusaha Penyebab Kerusakan Jembatan Muru Duyung Diminta BertanggungJawab

oleh -40 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Salah satu perusahaan di Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan tengah, CV.Tamiyang Mandiri diminta bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan jembatan di Desa Muru Duyung Kecamatan Pematang Karau, karen diduga kuat dengan kecerobohannya sehingga jembatan Muru Duyung menjadi rusak saat mengangkut material untuk pengerjaann proyek pada tahun 2020 didesa setempat.

Sebagaimana diketahui CV. Tamiang Mandiri saat itu sedang melakukan pekerjaan peningkatan jalan corbeton didesa Muru Duyung tahun anggaran 2020 yang melewati jembatan itu tersebut.

Baca Juga :   489 KK Didua Desa Kecamatan Gandrungmangu Terima BLT Dana Desa Tahap Enam

Kepala Desa Muru Duyung, Bayanto J. Salau, membenarkan atas kejadian tersebut dan sangat menyangkan sopir truck Foso itu berani bersipikulasai untuk melintas jembatan desa memasukan matriel besi untuk pengecora dengan mobil truk Foso sehingga meng akibatan rusaknya jembatan yang menu ju ke desa Muru Duyung .

“Sudah diketahui ukuran lantai superban akan lepas dan menginjak lantai jembatan”, ucapnya Via WhatshApp Selasa (12/01/2021).

Baca Juga :   Program Pemberdayaan Desa Malintut Gandeng Puskesmas Unsum

“Jembatan yang hanya bisa memikul beban tonase terbatas dan hanya bisa dilewati mobil truck kecil sesuai dengan ukuran lantai seperban . Namun sangat disayangkan yang masuk adalah mobil Truck jenis Fosso yang mempunyai jarak roda lebar sudah barang tentu akan lepas dari ukuran superband yang tersedia”, beber Kades.

Sehingga mengakibatkan lantai jembatan patah dan kontruksi tiang penyangga dan leger ikut terkena imbas akibat terperosoknya Mobil Foso tersebut.

Baca Juga :   Kadis Kesehatan pimpin Sertijab Kabid dan Kepala Seksi Dl

Dirinya berharap agar perusahaan yang menyebabkan jembatan tersebut menjadi rusak, bisa bertanggung jawab utuk memperbaikinya kerena ini menyangkut kebutuhan transportasi untuk orang banyak dan untuk transportasi angkutan perekonomian masyarakat.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) yang disampaikan Kabid Bina Marga, Dodianto mengatakan “Perusahaan yang menyebabkan ketukan jembatan Muru Duyung harus bertanggungjawab untuk memperbaikinya”, ujarnya singkat. (Ahmad Fahrizali).