Perkuat Dakwaan kepada BNJM, JPU Hadirkan Saksi Dipengadilan

oleh -15 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Sidang perkara Pidana nomor 80/Pid B/2020/PN Tml, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tamiang Layang kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah dengan Terdakwa Kuasa Direktur dari PT. Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM) Heri Soesanto SE, memasuki mendengarkan keterangan empat saksi.

Perusahaan BNJM merupakan Perusahaan Pertambangan Batubara yang beroperasi di Wilayah Kecamatan Patangkep Tutui Bartim.

Sidang perkara pidana tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Deni Indrayana SH, MH, didampingi oleh hakim anggota Kharisma Laras Sulu SH dan Beny Sumarno SH MH, serta Panitera Pengganti yang mencatat jalannya persidangan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Faidul Alim Romas, SH, turut hadir kuasa dari Terdakwa Akhmad Ruzeli, SH diruang sidang Candra, Rabu (07/10/2020).

Baca Juga :   Minnimalisir Lakalantas Satlantas Polres Bartim Gelar KRYD

Perkara kasus pidana Kuasa Direktur perusahaan PT. BNJM, yang di tengani oleh tim dari Mabes Polri, di lanjutkan tuntutan oleh Kejaksaan Agung ,yang ditangani perkara pidana oleh Kejaksaan Negeri Bartim

Dalam sidang lanjutan pihak JPU menghadirkan empat orang saksi, tiga orang saksi hadir langsung di ruang persidangan , satu saksi dari tim penyidik dari Mabes Polri melakui aplikasi Zoom secara daring.

Usai sidang Muhamad Faidul Alim Romas SH mengatakan, ” Sidang pada hari ini, kita menghadirkan enam orang saksi ,tapi yang bisa hadir untuk hari ini empat orang saksi”, ucapnya.

Baca Juga :   Dua Wanita Muda Terancam 20 Tahun Penjara, Karena Sabu

Saksi- saksi tersebut, hari ini kita lakukan titik awal dalam pengupasan pelanggaran pasal 300 undang- undang pelayaran yang dilakukan oleh terdakwa.

Untuk selanjutnya dalam persidangan , kita akan anjurkan saksi – saksi lagi sebagai untuk tambahan lebih memperkuat pembuktian dalam perkara persidangan , ujarnya.

Sedangkan kuasa hukum terdakwa, Akhmad Ruzali, SH membeberkan jalannya sidang, ” Kalau saksi dari penyelidik Mabas Polri tidak bisa di dengar , keterangannya seputung – seputung . masa dalam berjenjang memeriksa satu kasus yang sama, tapi pura- pura tidak tau

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Polsek Teweh Tengah Menghimbau Warga Agar Tidak Membakar Hutan Serta Lahan

“Keterangan – keterangan yang lain , terbukti bahwa apa yang dimuat di dalam dakwaan itu , tidak sesuai dengan pengatahuannya , pengatahuannya hanya ketemu cuma satu orang saja”, jelasnya.

Merekakan mendakwa bahwa kita tidak punya perizinan , nanti kita akan bungkar ,disaat persidangan , ujarnya.

Menurut Akhmad pelabuhan BNJM punya izin untuk melayani kepentingan umum, dari tahun 2019 kita ada dukomennya, 2018 sudah kita pruses, katanya.

“Kami diberikan kesempatan untuk menghadirkan saksi , sesuai jadwal nantinya kita memanggil lima orang saksi”, pungkas Akhmad. (Ahmad Fahrizali).