Perluasan Lahan Pertanian, Barito Utara Dapat 11 Ribu Hektar

oleh -22 views

TEWENEWS,Muara Teweh-Pemerintah Kabupaten Barito Utara pada tahun 2018 ini mendapat program penambahan luasan lahan pertanian untuk penanaman jagung seluas 11 ribu hektar.Perluasan ini akan dilaksanakan dibeberapa wilayah Kecamatan se Kabupaten Barut.

Dan Guna mendukung program tersebut Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana yang sangat besar, untuk pembelian alat berat yang akan digunakan membuka lahan pertanian serta juga pemberian bantuan untuk petani seperti subsidi pupuk dan bibit.

Kadis Pertanian Setia Budi mengatakan,untuk merealisasi target perluasan lahan pertanian jagung di daerah ini, pihaknya telah mendapat bantuan alat berat dari kementrian pertanian seperti Exca Fator besar 3 unit dan Exca Fator kecil 2 unit.

Baca Juga :   Barut Berangkatkan 43 Orang Ikuti Liga Maulid Kalteng Berkah

Kemudian juga diberikan bantuan cultivator 60 unit (traktor kecil), mesin tanam 8 unit, mesin pompa yang besar 20 unit dengan kapasitas 4 inchi, dan serta lainya.Selain itu, dari informasi yang diterima juga ada bantuan berupa traktor besar hand Traktor dan mesin panen untuk  pertanian, yang mana dananya berasal dari aspirasi anggota DPR RI.

Baca Juga :   Pemkab Barut Gelar Upacara Peringatan HKN ke 54

“Disamping itu APBD II  kita juga ada mendapatkan suport berupa 1 unit bolduser untuk pembukaan lahan pertanian ini,” ungkap Setia Budi, Selasa (24/4/2018).

Budi berharap pembukaan lahan pertanian baru seluas 11 ribu hektare ini dapat berjalan lancar dan sesuai harapan. Jumlah penambahan luas lahan pertanian ini, memang berkurang dari wacana Mentri Pertanian, Andi Amran Sulaiman sebelumnya saat melakukan panen jagung bersama di Desa Batu Raya II, yakni 50 ribu hektare untuk Kabupaten.

Baca Juga :   Proyek Rusunawa di Barut, Dinas Pemukiman Rakyat Tidak Dilibatkan

Namun meski demikian, dengan tambahan lahan pertanian seluas 11 ribu hektar ini, Barut tetap akan menjadi daerah pertanian jagung terbesar di Provinsi Kalteng. “Mungkin  karena keterbatasan anggaran untuk  realisasinya perluasan lahan pertanian jagung se Kalteng, hanya mendapatkan 35 ribu hektar dan untuk Kabupaten kita mendapat jatah perluasan lahan pertanian 11 ribu hektare” ujarnya.(as)