Permasalahan Pegawai Non-PNS Jadi Pembahasan Utama Rakernas APKASI Tahun 2022

oleh -94 views

TEWENEWS, Bogor – Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah didampingi Sekda, Drs. Muhlis menghadiri Rapat Kerja Nasional XIV APKASI Tahun 2022 di Ballroom Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022).

Rakernas dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dihadiri oleh Kepala LKPP, Wamendagri, Gubernur Jabar, Gubernur Kaltim, 250 Bupati dari 416 daerah, perwakilan kepala daerah, dan undangan lainnya.

Dalam Rakernas XIV APKASI, ternyata permasalahan Pegawai non-PNS menjadi isu utama di samping permasalahan lainnya.

Ketua Umum APKASI, Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam laporannya menyampaikan kepada Mendagri bahwasanya permasalahan penghapusan pegawai non-PNS (tenaga honorer) dapat menimbulkan dampak yang berarti kepada daerah.

“Kami mohon kepada Mendagri dapat mengusulkan kepada pemerintah agar membatalkan peraturan yang mengatur hal tersebut,” kata Sutan.

Mendagri, Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan kepada APKASI agar dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Pusat.

“Sebagai assosiasi Kepala Daerah terbesar, agar dapat memberikan masukan baik konsep maupun usulan secara resmi,” kata Tito.

Mengenai permasalahan tenaga honorer, Mendagri telah berkoordinasi dengan menteri terkait.

“Pemerintah telah mengkajinya, APKASI diharapkan memberikan konsep/usulan secara resmi agar permasalahan tenaga honorer tidak menimbulkan potensi yang merugikan,” jelas Tito.

Selain itu, Mendagri juga meminta kepada para kepala daerah agar dapat melakukan survei terkait tingkat antibodi terhadap Covid-19.

“Hasil survei dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” kata Tito.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah menyampaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Barito Utara diantaranya adalah permasalahan pegawai non-PNS.

“Sepertinya permasalahan pegawai non-PNS menjadi permasalahan yang sama di setiap daerah,” kata H. Nadalsyah.

Bupati berharap melalui APKASI, permasalahan pegawai non-PNS khususnya di Kabupaten Barito Utara dapat diselesaikan.

(AP/Tim)