Polisi Gagalkan Penyelundupan Kayu Ulin ke Desa Patas

oleh -77 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Satreskrim Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengamankan satu unit truk mengangkut kayu ulin tanpa ijin di Jalan Lintas Kaltim, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Rabu (26/6/2019) lalu.

Hal ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ /RES.5.6/VI/2019/Polda Kalteng/Polres Barut, tanggal 26 Juni 2019 tentang telah terjadinya TP Kejahatan dibidang Kehutanan, dengan korban Negara RI, yang peristiwanya terjadi pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2019 sekitar jam 17.50 WIB.

Baca Juga :   Empat Pelaku Ilegal logging Ditangkap Satreskrim Polres Barut, Begini Kronologinya

Selain kayu dan truk, petugas juga mengamankan Muhammad Asrani (48) sebagai supir truk. ” kita mengamankan truk mengangkut kayu jenis ulin sebanyak tiga kubik. Saat kita periksa tidak ada dokumen resmi,” ujar Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar diwakili Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, Sabtu (6/7).

Baca Juga :   Larangan Tebang Ulin dan Kempas, Permen LHK P 92 Tahun 2018 Bisa Hambat Pembangunan di Barut

Berdasarkan informasi dari masyarakat kata Kasat Reskrim, ada truk yang mengangkut kayu olahan jenis ulin tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Kemudian Unit Buser dan Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Barut melakukan patroli.

“Menurut pengakuan pelaku, kayu nantinya akan dibawa ke Desa Patas, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan (tempat domisili tersangka_red),” paparnya.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku Muhammad Asrani jelas AKP Kristanto Situmeang adalah pasal 83 ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e undang – undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Baca Juga :   Terungkap RD Akui Kirim Kayu Ilegal 2-3 Kali Sebulan

” Barang Bukti yang kita amankan ada satu unit truck warna Kuning merk Mistsubishi dengan nopol DA 1074 HB, Kayu olahan diduga jenis ulin, berbagai ukuran sebanyak kurang lebih 3 M3 (tiga meter kubik),” pungkasnya.(Tim)