Polres Barito Timur Buru Pelaku Penganiayaan Berat Hingga ke Kutai Timur

oleh -2.223 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Polres Barito Timur Jajaran Polda Kalimantan Tengah, berhasil menangkap pelaku dugaaan tindak pidana percobaan pembunuhan dan juga penganiayaan berat diwilayah hukum Kursi Timur Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra SH, SIK, M. Pick saat Pers Conference “Alhamdulillah tiga hari yang lalu tersangka J (24) tahun alisa GP warga Desa Tampulangit kecamatan Paju Epat berhasil kita tangkap di wilayah hukum Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur”, tutur Kapolres di halaman Mapolres setempat, Senin 13 September 2021.

Waktu itu, lanjut Afandi, pelaku ditangkap disebuah pondok dan sempat melawan petugas, sehingga dilakuakn tindakan tegas terukur, ahirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Polres Barito Timur.

Baca Juga :   Terapkan Prokes, Polsek Kahayan Tengah Gelar Operasi Yustisi

“Awalnya ada laporan masyarakat yang kami terima di Polsek Dusun Tengah yang menyebutkan adanya seorang laki-laki yang tergeletak disaluran irigasi Wakatiir Kelurahan Ampah Kota kecamatan Dusun Tengah, sekitar tiga minggu yang lalu”, jelas Kapolres.

Berdasarkan laporan tersebut anggota kami mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati sosok laki-laki tergeletak, kemudian kita bawa ke Puskesmas Ampah, selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang, karena tidak bisa ditangani akhirnya dirujuk ke rumah sakit Amuntai.

Setelah korban inisial TS warga Desa Ngurit kabupaten Barito Selatan sadar, kemudian menceritakan bahwa dia merupakan korban pembacokan oleh J kemudian kami mengali keterangan saksi dan kuat dugaan korban memang merupakan korban penganiayaan.

“Selanjutnya saya perintahkan Kapolsek Dusun Tengah, Kanit Reskrim dan juga Kasat Reskrim Barito Timur untuk segera menangkap pelaku”, tuturnya.

Baca Juga :   Gelorakan Minat Baca Anak- Anak Pesisir, KP XVIII - 2004 Sambangi Masyarakat Bantaran Das Kumai

Diungkapkan Kapolres, terjadinya kasus ini bermula adanya kecemburuan pelaku terhadap korban, menurut tersangka korban sering membawa istri tersangka, sehingga tersangka menduga ada perselingkuhan atau semacamnya antara istrinya dengan korban.

Pada saat hari kejadian, nampak sekali tersangka sudah merencanakan ingin menghabisi korban, dengan membawa parang dan menyiapkan minum keras dan mengajak korban kewarung.

Baca Juga :   Polsek Dusteng Sosialisasikan Saber Pungli Kepada Masyarakat

“Setelah agak mabuk korban dibawa kedaerahan Wakatitir, disitulah korban dibacok”, ungkap Kapolres.

Menurut pengakuan korban, saat itu pelaku sempat mengecek kondisi korban, untuk memastikan korban sudah meninggal, korban mengaku saat itu dia pura-pura mati, saat ditemukan di TKP kondisi korban memang cukup parah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku J (24) telah diamankan di Mapolsek Dusun Tengan untuk dilakukan pemerikasan lanjutan dan kepadanya di dakwakan dengan pasal 340 jo pasal 53 ayat 1 subsider pasal 54 ayat 1, subsider pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup, pungkasnya.

(Ahmad Fahrizali).