Hubungi Kami

BARITO UTARA

Polres Barut Tangkap Pelaku Pembacokan di Jalan Lintas Kaltim

Published

on

TEWENEWS, Muara Teweh – Pelaku penganiayaan terhadap Ahmad Nur Rizki alias Ciko di Jalan Lintas Kaltim, RT. 04, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, hari Sabtu tanggal 2 Pebruari 2019 pukul 22.30 WIB, di tangkap Tim Buser Polres Barut.

Kapolres Barito Utara, AKBP Dostan Matheus Siregar, diwakili oleh Kasaat Reskrim Polres Barut, AKP Samsul Bahri menyampaikan, pelaku di tangkap hari Minggu tanggal 3 Pebruari 2019 pukul 01.30 WIB, di RSUD Muara Teweh, Jalan  Yetro Sinseng, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

“Pelaku bernama Rizky Pratama, umur 19 tahun, beralamat di Jalan Poros Muara Teweh Benangin, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dan di Desa Liang Naga, RT.01, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara,” ujar Kasat di Muara Teweh, Senin (4/2/2019).

Dia menambahkan, peristiwa penganiayaan tersebut  Ahmad Nur Rizki alias, Ciko menderita luka bacok pada kepala sebelah kiri dan saat itu sudah dibawa ke RSUD Muara Teweh.

“Saksi-saksi menerangkan bahwa pelaku penganiayaan terhadap korban, adalah Rizki dengan ciri-ciri badan agak gemuk, tinggi sekitar 150 cm, rambut bagian atas disemir warna coklat, menggunakan baju kaos warna hitam. Pada saat kejadian, pelaku sempat dilerai dan barang bukti parang telah diamankan oleh warga, namun sesaat kemudian pelaku ada yang membawa pergi dengan menggunakan sepeda motor,” jelas kasat.

Baca Juga :   Diskominfo Barito Timur Kembangkan Aplikasi Mantra

Kemudian lanjut kasat, Unit Buser dan Piket Reskrim menemui korban ke RSUD Muara Teweh, untuk melakukan interogasi terhadap korban, disaat bersamaan juga orang yang diduga pelaku dibawa ke RSUD Muara Teweh oleh Petugas SPKT Polres Barut untuk menjalani VER luka (melaporkan telah dikeroyok warga) di TKP dan waktu yang sama.

“Orang yang bernama Rizki yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Ahmad Nur Rizki alias Ciko, mulanya tidak mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan dan bersikeras bahwa ia sendiri adalah sebagai korban pengeroyokan warga,  walaupun saksi-saksi di TKP dan korban telah menyatakan bahwa Rizki sebagai pelaku penganiayaan,” ungkapnya.

Setelah di interogasi secara intensif, tersangka Rizki mengakui perbuatannya telah menganiaya korban dengan cara membacok sebanyak  satu  kali dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

“Barang Bukti yang berhasil di amankan berupa satu parang dengan gagang terbuat dari kayu. Akibat perbuatannya melakukan penganiayaan kami sangkakan dengan Pasal 351 KUH Pidana,” pungkasnya. (TWNS2)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian