Polres Jombang Bongkar Jaringan Kurir Sabu Antar Kecamatan

oleh -44 views

TEWENEWS, Jombang – Lima kawanan sindikat peredar narkoba jenis sabu berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Jombang. Dari penangkapan jaringan ini, polisi berhasil menyita sekitar tiga ons sabu berikut ribuan butir pil koplo.

Lima pelaku diantaranya Andis Eko Cahyono, (32), warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Tri Abi Pamungkas, (25), warga Kecamatan Diwek, Haris Taufiq, (29), Moh Sahroni, (36), warga Dusun Kedungboto, Kecamatan Jogoroto, dan Sunarto, (28), warga Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno.

“Terhadap lima pelaku sudah kita amankan, masih kita dalami pemeriksaan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” beber Kasatresnarkoba AKP Mukid, mewakili Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto SIK MH, Sabtu (14/12).

Terbongkarnya jaringan ini bermula dari informasi jaringan peredaran sabu-sabu di Jombang. Polisi bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Sunarto alias Tomblok. “Kita sergap pagi dini hari, sekitar pukul 03.00 di rumahnya di wilayah Menganto,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kapolsek Gudo Hadir Dalam Kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Untuk Memberi Masukan

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu bungkus bekas rokok berisi dua plastik klip berisi sabu degan berat kotor 0,25 gram dan 0,19 gram, satu plastik klip kosong, satu pipet kaca, tiga sedotan plastik, satu plastik warna hitam berisi belasan paket pil koplo dengan mencapai 560 butir, satu plastik warna putih berisi belasan paket pil koplo total mencapai 1300 butir.

Selanjutnya ada satu plastik warna putih berisi belasan paket pil koplo berisi 1.250 butir pil, uang tunai Rp 850 ribu, satu unit HP merk himax.

Dari pengembangan Sunarto, sekitar pukul 04.00WIB,  Polisi bergerak melakukan penangkapan Moh Sahroni alias Sotrak, (36), dan Haris Taufiq di rumahnya di wilayah Dusun Kedungboto, Desa Jogoroto. Dari penangakapan dua kawanan ini, polisi menyita belasan paket sabu dengan total mencapai 3,68 gram, satu pak plastik klip kosong, dua pipet kaca,satu potongan sedotan plastik sebagai skrop, dua plastik berisi dua ribu butir pil koplo, uang tunai Rp 200 ribu dan satu unit HP.

Selang satu jam kemudian, polisi bergerak menuju rumah Tri Arbi Pamungkas masih di wilayah Desa Jogoroto. Dari penangkapan ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu bungkus rokok berisi enam plastik klip berisi sabu-sabu. Totalnya mencapai 1,98 gram, satu plastik klip berisi 24 butir pil koplo jenis dobel L, uang tunai Rp 500 ribu serta satu unit HP merk Vivo warna hitam.

Baca Juga :   Di kota Santri ada Pangkalan Waria, Lima Orang di Gelandang Ke Kantor Satpol PP

Belum berhenti, polisi terus melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan keempatnya, polisi akhirnya berhasil mengendus identitas Andis Eko Cahyono, warga Dusun keras, Kecamatan Diwek. Pria yang dikenal menjadi pengepul barang rosokan ini disebut-sebut sebagai pengendali jaringan ini.

Baca Juga :   Personel Polsek Maliku melaksanakan Bhakti sosial

Petugas pun segera melacak keberadaan tempat tinggal pelaku di Desa Keras, Kecamatan Diwek. Sekitar pukul 07.30WIB polisi berhasil melakukan penyergapan. Meski sempat berkilah, namun dari hasil penggeledahan petugas mendapati sejumlah barang bukti, diantaranya, empat paket sabu dengan berat kotor mencapai 205,49 gram, satu plastik klip berisi tujuh butir diduga pil extasi, satu buah timbangan elektrik warna hitam, satu buah HP merk Xaomi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat melanggar pasal 114 (1) jo pasal 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 196 ayat (1) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.(Joko)