Polsek Dusun Timur Berhasil Ungkap Pencurian Yang Meresahkan Warga Tamiang Layang

TEWENEWS, Tamiang Layang – Polsek Dusun Timur Polres kabupaten Barito Timur (Bartim) Polda Kalteng, berhasil mengungkap kasus pencurian yang belakangan ini meresahkan warga Tamiang Layang kecamatan Dusun Timur.

Pelaku membobol beberapa tempt disekitaran jalan Ahmad Yani RT 03 Kelurahan Tamiang Layang bernama Samsul Bahri (24), ahirnya dibekuk pada 14 Januari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Ahmad Yani Tamiang Layang.

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy SIK, MH melalui Kapolsek Dusun Timur Iptu Syaifulah mengatan “Pada tanggal 1 Januari 2020 sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka Samsul Bahri melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan masuk ke dalam toko Jasa Printing My Bestari melalui jendela belakang dan mencongkel pengait pengunci, kemudian mengambil handphone (HP) merek Samsung tipe J5 berwarna white gold” ucap Syaifulah kepada wartawan saat Perda conference di Polsek Dusun Timur kamis (16/01/2020).

Selain itu, tersangka juga mengambil 2 buah Cas HP, 1 buah tabung gas ukuran 3 kilogram. Pada saat melakukan pencurian, tersangka juga sempat tiduran di tempat tidur korban, namun korban terjaga dari tidurnya sehingga tersangka melarikan diri lewat jendela dengan membawa barang curian.

Baca Juga :   PUPR Bartim Salurkan DAK Rp 3,6 Miliar, Kesembilan Desa untuk Pembuatan Septictank

Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian senilai hampir Rp. 3 juta. Setelah dilakukan penyelidikan oleh Anggota Reskrim Polsek Dusun Timur, akhirnya Polisi berhasil mengungkap dan menangkap tersangka Samsul Bahri pada tanggal 14 Januari 2020 sekitar pukul 14.000 WIB di Jalan Ahmad Yani Tamiang Layang.

Menurut Kapolsek tersangka mengakui tiga kali melakukan pencurian, yaitu di Jasa Printing My Bestari, kedua di SDN 3 dan di warung Batagor disebrang mesjid Ar-Rahman, jelasnya.

Pasal yang disangkakan adalah Pencurian dengan Pemberatan sebagai mana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat 1 ke 3e dan 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Syaifulah juga menghimbau agar masyarakat sebelum tidur atau pergi meninggalkan rumah agar memeriksa kunci rumah, karen pencurian terjadi selain ada niat dari pelaku juga ada kesempatan, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: