Prostitusi Liar di Surabaya Belum ‘Habis’ Justru Kian Berkembang

oleh -317 views
Istimewa

TEWENEWS, Surabaya – Beberapa tahun lalu walikota Surabaya menutup wilayah lokalisasi terbesar di asia tenggara. Lokalisasi tersebut benama “gang dolly”, sekarang sudah menjadi lokasi wisata dan kuliner di surabaya. Apakah wajah baru dunia malam menutup celah-celah prostitusi di wilayah tersebut ?

Dunia malam di kota Surabaya, khususnya prostitusi liar masih menjamur di beberapa tempat. Salah satu diantaranya di stasiun Jagir Wonokromo. Meski situasi malam hari di sepanjang rel kereta api sangat berbeda pada siang hari.

Baca Juga :   Basmi Pungli, Satuan polairud Polres Sukamara Rutin Sosialisasikan Saber Pungli

Jika pada pagi hingga sore hari kawasan ini ramai oleh para penumpang. Sedangkan untuk sekitaran Stasiun sisi dalam terlihat sepi tanpa ada bangunan ataupun gubug gubug. Namun berbeda pada malam hari, beberapa gubug mulai terpasang dihiasi wanita wanita montok dari usia muda hingga tua. Juga segerombolan orang yang bermain judi.

Baca Juga :   Upaya Pencegahan Polsek Jelai Rutin Sosialisasikan Ini

Wartawan tewenews.com mencoba menawar ke beberapa PSK di tempat tersebut. Rata-rata kisaran harga 60-100 untuk sekali crot (istilah seks bebas wilayah disini, red). Kebanyakan usia dari PSK di daerah tersebut berkisar antara 20 sampai 40 tahunan.

Baca Juga :   Alasannya Kasihan, Kepincut Nikahi Janda Muda

Meskipun beberapa kali ada tindakan dari pemerintah setempat ,namun hal tersebut tidak membuat jera para penghuni dan pengunjung lokalisasi tersebut. (Anang/Tim)