PT.AKT Curi Sumber Daya Alam kalteng,Pemerintah Saling Tuding

oleh -78 views
Kadis Tamben Provinsi Kalteng, Ermal Subhan

TEWENEWS,Palangka Raya – Hilangnya sumber daya alam ( SDA ) yang di alami Pemerintahan Provinsi Kalteng, membuat Pemerintah diKabupaten dan Provinsi, bahkan sampai Pemerintah pusat,dibuat kacau balau,disinyalir perusahaan tambang PT.Asmin Koalindo Tuhup (AKT) telah berani melakukan penambangan dengan mengunakan ijin yang sudah kadaluarsa atau habis masa berlakunya di wilayah Kabupaten Murung Raya.

Hal ini membuat gerah para petinggi Pemerintahan baik itu Kabupaten, Provinsi dan juga Pemerintah pusat mereka saling tuding dan lempar tanggung jawab, serta menyalahkan satu sama lain nya dan pada dasarnya tidak mau disalahkan.

Baca Juga :   Sosialisasikan Stop Illegal Mining, Ini Yang Disampaikan Aipda Eko Kepada Warga Kec. Kapuas Murung

Mengikuti dasar permasalahan yang ada kami dengan bersusah payah mencari dan menelaah serta, mencari sumber yang betul – betul berkompeten untuk memberikan keterangan, sehingga pihak kami membentuk tim kecil untuk menelusuri permasalahan ini ke Dinas Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalteng.

Walaupun sangat sulit bertemu dengan Kepala dinasnya dikarenakan yang bersangkutan juga rangkap jabatan menjadi Pj Bupati Kabupaten Kapuas, sehingga jadwal dan kegiatan yang dilakukan juga sangat padat, namun dengan melewati berbagai proses, dan juga janji yang di lakukan akhirnya bisa juga ditemui dan berbincang dengan ramah secara exklusive dengan Kadis ESDM Provisi Kalimantan tengah,Ermal Subhan.

Baca Juga :   Di Samping Lakukan Patroli Rutin, Polsek Kapuas Kuala Ingatkan Prokes Dan Tegakkan Ops Yustisi Ke Masyarakat

Ditanya mengenai permasalahan saling tuding ini, Ermal sapaan akrab Kadis Tamben ini menjawab dengan sopan dan tegas, saat ditemui secara exklusiv di kantor dinas pertambangan Prov Kalteng pada hari Jum’at (23/3/18) lalu.

Baca Juga :   Rakor Penanganan dan Pengawasan Dalam Penanggulangan Penyebaran Virus Covid 19 di Kecamatan Baamang

“Murung raya tentunya tidak bisa lepas tanggung jawab dong karena mereka memiliki wilayah” ujar Ermal

ketika ditanya mengenai anggapan bahwa masalah pertambangan telah di limpahkan ke Pemprov iya menjawab “Memang benar kewenangan ini di limpahkan ke Pemprov akan tetapi masih banyak hal yang kabupaten ikut menangani, karena mereka punya wilayah”tandas Ermal.(rusli)