PT. Pada Idi Siap Laksanakan Rekomendasi dan Kesimpulan RDP dengan DPRD

oleh -68 views
TEWENEWS, Muara Teweh – Manajemen PT. Pada Idi menyatakan siap melaksanakan apa yang direkomendasikan oleh DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) dalam kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar diaula gedung dewan setempat, Selasa (13/10/2020).
Hal itu disampaikan CDER Head PT. Pada Idi, Novrizal M Arifin seusai mengikuti RDP yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Barut, Parmana Setiawan dan dihadiri sejumlah Kepala SOPD dan perwakilan dari Dinas/Instansi terkait dan juga Camat Lahei Barat serta beberapa Kades di Kecamatan Lahei Barat, diantaranya, Kadez Luwe Hulu, Luwe Hilir, dan Kades Muara Inu.
Menurut Novrizal, pihaknya selama sudah berkoordinasi dengan aparat desa terkait CSR maupun dalam penerimaan karyawan, hanya saja mungkin kedepan koordinasi tersebut perlu lebih ditingkatkan.
“Sementara terkait perijinan yang tadi sempat dibahas, kami sudah mengajukan dan melengkapi persyaratan ke Dinas Perijinan, semoga dalam waktu dekat sudah bisa keluar,” ungkap Novrizal didampingi Hepi.
Lebih lanjut dijelaskan Novrizal, menyangkut Setling Pond di Jety Pada Idi, sebetulnya sudah ada, tapi karena banyaknya material tanah dan lumpur yang terbawa air hujan dan menumpuk disitu, sehingga fungsi Setling Pond tersebut tidak maksimal.
“Untuk Setling Pond, akan segera kami perbaiki. Intinya kami siap melaksanakan apa yang direkomendasikan melalui rapat tadi,” tutup Novrizal.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Barut, Parmana Setiawan ST saat membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat menyebutkan, bahwa perlu peningkatan koordinasi antara pihak perusahaan dan perangkat desa baik mengenai
CSR maupun perekrutan karyawan melalui rapat-rapat desa, dan DPRD Kabupaten Barito Utara meminta agar pihak perusahaan memberikan laporan realisasi CSR dan data karyawan.
Poin berikutnya disimpulkan, agar pihak perusahaan melaporkan setiap penerimaan tenaga kerja pada Disnakertranskop dan UKM Kabupaten Barito Utara sesuai dengan keputusan Presiden
Nomor 04 tahun 1980 tentang wajib lapor lowongan pekerjaan.
Selanjutnya, Dinas Lingkungan hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
merekomendasikan agar perusahaan segera melengkapi dan menyelesaikan perijinan
sebagaimana temuan atas hasil pengawasan yang telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan
Hidup.
Kemudian, disebutkan pula agar segera dibangun setling pond di Jety PT. Pada Idi, dan untuk sungai Liang diharapkan perusahaan mengupayakan untuk normalisasi sungai agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Selain itu, agar perusahaan melakukan pembinaan, pendidikan, dan pelatihan (training center)
terhadap warga masyarakat desa binaan,” pungkas Parmana mengakhiri kesimpulan RDP tersebut.
(TWN2)

Baca Juga :   Unsur Pimpinan DPRD Apresiasi Beroperasinya  Bandara Haji Muhammad Sidik