PT.PIS Diduga Merambah Kayu di Kebun Milik Warga Desa Malewai

oleh -119 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Kegiatan PT. Permata Indah Sinergi (PT.PIS) perusahaan tambang Batu Bara di Desa Melewai, kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, diduga telah melakukan perambahan kayu dikebun milik waga.

Mereka menebang kayu-kayu larangan seperti Tengkawang, Durian, Ulin, juga merusak pohon Pusik Taniran yang sudah di di hinggapi beberapa tapis lembah madu, padahal warga telah mengeloa lahan itu secara turun menurun.

Baca Juga :   Pertama Kali, Polres Barut Rayakan HUT Bhayangkara di Kecamatan Lahei

Pemilik lahan Minsernyun di wakili oleh keponakannya Robi mengatakan sangat menyesali perbuatan PT. PIS yang melakukan penebangan pohon milik pamannya secara brutal tanpa diketahui pemilik, padahal pohon durian yang ditebang itu setiap tahun berbuah lebat dan menjadi harapan keluarganya setiap musim buah.

“Bagaimanapun perusahaan harus bertanggungjawab atas perbuatanya sesuai perundang-undangan yang berlaku baik terhadap negara ataupun terhadap kami pemilik lahan,”kata Robi kepada tewenews.com, Jumat (25/10/2019).

Baca Juga :   Tiga Ruko di Pasar Danau Bingkuang Terbakar, Anggota Polsek Tambang dan Warga Bantu Pemadaman

Bobi menambahkan, pihak keluarga akan terus menuntut kerugian PT.PIS yang mengunakan lahan milik mereka sebagai jalan, seharusnya ujar Robi kayu yang di tebang perusahaan tersebut di ganti rugi, juga lahan milik mereka yang telah di garap perusahaan.

Terpisah Agus Rianto selaku Humas PT.PIS saat di konfirmasi wartawan terkait malah tersebut sampai saat ini belum ada jawaban. Saat wartawan tewenews.com mendampingi warga pemilik lahan mendatangi perkantoran PT. PIS yang beralamat di jalan, Permata Indah, Muara Teweh, salah seorang pimpinan menejemen PT. PIS, mengatakan tidak tahu tentang kelengkapan perijinan baik RTRWP atau pelepasan kawasan, kerna itu bukan bagiannya.(Hison)

Baca Juga :   Direktur PT Skyland Energi Power Terancam Hukuman 10 Tahun dan Denda Rp 10 Miliar