PT.SAL Ingkar Janji, Warga Tiga Desa Pasang Hanting Pali

TEWENEWS, Muara Teweh – Warga dari tiga desa yaitu Desa Nihan, Desa Ipu dan Desa Penreh di kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah, memasang Hanting Pali (Portal_red) mereka menuntut kepastian dari janji PT. Satria Abadi Lestari (SAL).

Pemasangan Hanting Pali itu karena warga menganggap PT SAL tidak konsisten dalam melaksanakan perjanjian kemitraan, dan PT SAL tidak serius melaksanakan usaha perkebunan sawit.

Warga sudah berupaya menagih janji tersebut berkali-kali hingga  Sabtu 29 November 2019 dipasang Hanting Pali yang dipimpin lansung oleh Kepala Adat Desa Nihan Kecamatan Lahei Barat.

 

Hawatin menjelaskan, masyarakat pemilik lahan merasa PT. SAL membohongi masyarakat, saat sosialisasi dulu PT SAL menjanjikan akan memberikan 20 persen untuk masyarakat sehingga masyarakat mau menyerahkan tanah mereka, namun setelah di minta atministrasi perjanjian sampai saat ini tidak ada,

Baca Juga :   Warga Desa Pendreh Portal Jalan Houling PT NBL-PT KTC Tuntut Uang Debu

” Kami menuntut yang pertama adalah membatalkan kerjasama kemitraan dengan PT SAL, Kedua menarik kembali lahan dari PT SAL dan yang ketiga warga akan melakukan pengolahan lahan sendiri,” ujarnya di Muara Teweh, Minggu (29/9/2019).

Ia menambahkan ada satu poin yaitu karyawan sudah tiga bulan tidak gajihan bahkan tidak ada pinjaman, menurut Hawatin efeknya pedagang dikampung juga ikut merugi kerna karyawan berhutang di pedagang desa.

” Kami akan terus melakukan pemasang Hanting Pali ini sampai tuntutan kami di setujui oleh pihak managemen PT SAL, dan kami terus berjuang menuntut hak kami yang selama ini selalu dibohongi,” pungkasnya.(Hison/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: