Purna Paskibra Gunung Purei Bertekad Menjadi Abdi Negara Melalui Saka Wira Kartika

oleh -14 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Tanpa memandang SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan), Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi “Rumah Bersama” bagi generasi muda Indonesia, tapi juga menjadi perekat dari sekat-sekat perbedaan di rumah besar NKRI.

Hal tersebut menggugah hati puluhan purna pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kecamatan Gunung Purei, hingga mereka bertekad untuk terus mengabdi kepada masyarakat, karena menurut mereka, pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara bukan hanya sekedar berdiri tegak dibawah tiang bendera, tapi harus dibuktikan melalui serangkaian kegiatan yang real dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :   Jika PLN Tak Jadi Masuk, Warga Gunung Purei Ancam Hijrah ke Wilayah Kalimantan Timur

“Kami ingin mengabdi kepada tanah air ini, dengan potensi diri yang ada pada kami, dan kami rasa, pramuka adalah wadah dan sarana yang tepat untuk kami mengabdi, khususnya di Saka Wira Kartika”, ungkap Agung, Komandan Pleton Paskibra Gunung Purei.

Baca Juga :   Ternyata ini Alasan Kades Lenon Besi I Tidak Tandatangani Surat Kepemilikan Tanah Adat Kakah Paye

Anggota lain, Yuni, juga menambahkan, alasan mereka memilih Saka Wira Kartika Koramil 1013/05 Lampeong sebagai wahana pengembangan potensi diri, mental, dan spiritual, adalah karena di Saka Wira Kartika bukan hanya dilatih untuk disiplin dan bertanggung jawab, akan tetapi juga ditanamkan rasa cinta terhadap NKRI.

“Di saka wira kartika, kita akan digembleng untuk menjadi pribadi yang tangguh, nasionalis, idealis, dan berpola pikir dinamis, sehingga tidak ada alasan untuk tidak masuk menjadi anggota saka”, tegas Yuni sumringah.

Baca Juga :   Enggan Tanda Tangan, Kades Linon Besi I Disinyalir Tak Akui Hak Waris Ulayat Adat

Demi tercapainya niat dan tekad, seluruh purna Paskibra Gunung Purei berharap agar pihak Koramil 1013/05 Lampeong segera membentuk kepengurusan Satuan Karya Pramuka (Saka) Wira Kartika, sehingga mereka dapat melaksanakan rangkaian kegiatan baik latihan maupun bakti sosial kemasyarakatan.(Taufik/tim)