ResNarkoba Polres Kampar Kembali Ringkus Dua Pengedar Shabu di Desa Kuntu, Satu Orang DPO

oleh -73 views

TEWENEWS, Kampar Kiri – Tim Ojo loyo Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar yang di pimpin oleh KBO Novris Simanjuntak SH MH kembali meringkus 2 orang pengedar Shabu di Wilayah Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri, ke-2 pelaku ditangkap di 2 TKP pada Jumat siang (28/8/2020).

Penangkapan pertama sekitar pukul 12.00 wib terhadap tersangka RF di perkebunan sawit Dusun Sei Siantan Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri, dari tersangka RF ini didapati barang bukti 10 paket kecil shabu siap edar seberat 1,90 gram.

Baca Juga :   Melalui Facebook Polisi Ungkap Pelaku Pencurian

Kemudian sekira pukul 14.00 wib, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar yang di pimpin oleh KBO IPTU Novris Simanjuntak,SH.MH ini kembali menangkap seorang pelaku narkoba lainnya, yaitu KH alias B di wilayah Dusun Sei Gemuruh Desa Kuntu, dari tersangka KH ini ditemukan 1 paket shabu seberat 0,30 gram.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan didapat keterangan dari tersangka RF, bahwa narkotika yang ada padanya berasal dari seorang pengedar inisial DN warga desa setempat.

Baca Juga :   Peduli Sesama, Koramil 05/Ciputat Gelar Santunan Anak Yatim dan Bukber

Selanjutnya Iptu Novris Simanjuntak.SH.MH dengan Tim langsung menuju rumah DN di Dusun Simpang Tiga Desa Kuntu dan melakukan penggerebekan dirumah tersebut, saat penggerebekan ternyata DN tidak berada dirumah namun tim menemukan 2 paket shabu seberat 0,31 gram, saat ini DN telah ditetapkan sebagai DPO terkait kasus penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan para pelaku narkoba di Desa Kuntu ini, disampaikan Daren bahwa dari pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine yang mengindikasikan mereka sebagai pemakai narkoba.

Baca Juga :   Himbauan Keselamatan Sat Polairud melalui Radio Di Chanel 16

“Kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, keduanya akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun”, jelasnya.

(Runan/Tim)