SDN Matarah Perlu Perhatian Pemerintah Untuk Peningkatan Sarana dan Prasarana

oleh -93 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Sarana dan prasarana (Sapras) merupakan salah satu faktor penunjang dalam prosese belajar mengajar, dengan Sapras yang memadai akan meningkatkan kualitas mutu pendidikan.

Demikian pula halnya yang dibutuhkan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) desa Matarah kecamatan Dusun Timur kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, mengharapkan perhatian pemerintah melalui dinas terkait.

Hal tersebut disampaikan Kepala sekolah (Kepsek) SDN Matarah Simponiweti S.Pd yang mengatakan “Dalam proses belajar mengajar, murid merasa terganggu akibat rusaknya lantai yang berada di kelas 1,2 dan kelas 3”, ucap Simponiweti belum lama ini.

Menurut Simponiweti, pihak sekolah sudah mengusulkan kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sejak bulan september 2019 lalu, bahkan tahun-tahun juga sudah mengajukan permohonan bantuan untuk perbaikan.

Baca Juga :   Tekan Penyebaran COVID-19 BPBD Damkar Barito Timur Semprot Disinfektan di Rutan dan Pasar

Sudah beberapa kali selama ini mengajukan proposal permohonan bantuan perbaikan sekolah, sejak tahun 2016, tapi hingga saat ini masih belum ada realisasi ucap Kepsek yang jumlah total keseluruhan muridnya 92 orang.

Kami mohon perhatian pemerintah untuk dapat memberikan bantuan perbaikan ruang kelas baik lantai dan plafonnya, untuk ruang kelas 1 sampai kelas 3, bahkan untuk toilet (WC) yang kita miliki sangat minim, hanya ada 1 toilet yang terpakai, itu pun masing-masing murid membawa air sebanyak 2 liter dari rumahnya, paparnya.

Kepsek juga menjelaskan, perpustakaan, ruang unit kesehatan sekolah (UKS) belum dimiliki dan masih menggunakan ruang kelas belajar, perumahan guru pun hanya dua rumah yang bisa ditempati, yang satunya sudah hampir roboh, walaupun sebelumnya ada bantuan dari pihak provinsi sampai 2 mobil truk yang memberikan buku dan alat tulis kantor.

Baca Juga :   Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Imbauan Jauhi Narkoba Dan Cegah Covid-19 Di Wilayah Pesisir Kumai

Hanya sebagian disalurkan bantuan dari pusat, disebabkan tidak ada ruang perpustakaan. Selain itu akses untuk guru seperti perumahan guru tidak layak sehingga tidak terpakai dan tampak rusak, sehingga guru yang dari luar Desa ini tidak mau menempatinya,” ungkap Kepsek.

Ditempat terpisah Kepala Disdik Bartim Dewi Murni Ibie menjelaskan “Untuk pembangunan sekolah di Bartim ini hanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk dana DAK sudah kita usulkan untuk beberapa sekolah, jelas Dewi.

Baca Juga :   Perkab Bartim Gelar Kegiatan Maskerisasi Serentak dan Deklarasi Damai Pilkada Kalteng Tahun 2020

Menurut Dewi, untuk penilaiannya itu melewati Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah oleh kementerian pusat, kita hanya bisa mengusulkan. Kita tetap berupaya membantu, kita coba nanti kalau ada pembangunan untuk sekolah, akan kita upyakan untuk pembangunan di SDN Matarah, kalau untuk DAK tahun 2019, SDN Matarah memang tidak mendapat bantuan.

Untuk tahun 2020 dan 2021 tetap akan kita usulkan agar SDN Matarah bisa memiliki fasilitas sekolah yang memadai, sehingga akan menunjang proses belajar mengajar disekolah tersebut, pungkasnya (Ahmad).