Sebanyak 40 Persen Penduduk Barut Berpendapatan Rendah

oleh -65 views

TEWENEWS, Muara Teweh –  Maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan perusahaan swasta belakangan ini, mempengaruhi rata-rata tingkat pendapatan masyarakat Kabupaten Barito Utara (Barut).

“Kemajuan pembangunan di Barut, masih banyak dirasakan oleh kelompok masyarakat berpendapatan sedang dan tinggi,” kata Ahmad Nasrullah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Barut, Selasa (8/1/2019).

Gini rasio merupakan salah satu ukuran yang digunakan BPS untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan penduduk secara menyeluruh.

Dalam hal itu, di Barut, sebanyak 20 persen penduduk berpendapatan tinggi menguasi 41,12 persen total pendapatan, dan 40 persen menguasai 37,92 persen total berpendapatan sedang.

Sedangkan sebanyak 40 persen penduduk berpendapatan rendah di sepanjang 2017, hanya menguasai 20,96 persen dari total seluruh pendapatan penduduk di Barut.

Adapun perkembangan gini rasio di Kabupaten Barut sejak 2014 hingga 2017 yakni, 0,33 ditahun 2014, 0,34 di tahun 2015, 0,31 di tahun 2016 dan ditahun 2017, 0,32 persen.(Tim)