Sekretaris DPC PKS di Kalteng Resmi Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ini Komentar Pengacara

oleh -107 views
Rusdi Agus Susanto SH

TEWENEWS, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menetapkan Agus Sugianto (35) yang diduga menjabat Sekretaris DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi tersangka penyebar ujaran kebencian melalui media sosial. Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara.

Pengacara menyebut hal itu dikarenakan sebuah ke khilafan atau kealfaan yang disebabkan keterbatasan pengetahuan tentang hukum dan perundang undangan. “Terkait kasus hukum klien kami, yang diduga melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 28 ayat (2) (hate speech) UU ITE, saat ini masih ditahan di polda kalteng,” tutur Rusdi Agus Susanto SH, di Palangkaraya, Selasa (11/9/2018).

Baca Juga :   Konsultan Tewas di Tempat Akibat Kecelakaan

Dia menambahkan, kasus semacam ini dapat menjerat siapa saja yang tidak memahami hukum dan perundang undangan (lex spesialis UU No 19 thn 2016 tentang ITE). Tidak ada motif kebencian klien kami apalagi permusuhan berdasarkan Ras, Suku, Agama dan Golongan.

“Klien kami hanya bermaksud ingin berdiskusi dan mengkritik kondisi yang terjadi saat ini dimedia sosial facebook, itupun bukan berbentuk status yang dibuat dia tapi hanya meme yang didapat dari grup media sosial, klien kami orang baik dan hidup sederhana yang hanya tinggal dibarak bersama istri dan tiga anaknya, keseharianya banyak beraktifitas untuk masyarakat dan umat,” ujar pengacara yang tergabung di jajaran redaksi bidang advokasi tewenews.com.

Baca Juga :   PT KTC Telah Melanggar Kesepakatan, Nina Royani Minta Polisi Segera Bertindak

Ia mengatakan sebenarnya tidak ada hal yang istimewa dan terlalu di khwatirkan terhadap kasus klien kami, karena klien kami hanya masyarakat biasa semua hanya karen ketidak sadarannya bahwa apa yang dilakukan melanggar hukum dan berujung penangkapan.

Di paparkannya, sejak hari kamis sampai tadi pagi saya berusaha untuk bisa bertemu degan Direskrimsus Polda Kalteng, saya ingin koordinasi agar kasus ini tidak menjadi meluas, karena pada kenyataannya beberapa hari ini ada pihak pihak tertentu yg membesar besarkan kasus ini dan berusaha menggiring opini keranah politik.

Baca Juga :   Warga Desa Sikui Meninggal Dunia, di Duga Bunuh Diri

“Tadinya saya  juga berharap agar pihak polda tidak persconpers terhadap kasus ini karena menurut  saya tidak ada juga hal yang istimewa tehdap kasus ini, namun sayang sejak hari kamis sampai hari ini saya tidak bisa bertemu dengan Direskrimsus Polda Kalteng dan tadi pagi polda kalteng mengadakan persconpers,” pungkasnya.(Tim)