Serikat Buruh Mura Gelar Aksi Damai di Bundaran Emas, Ini Tuntutannya

oleh -48 views

TEWENEWS, Puruk Cahu – Puluhan warga Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi kalteng yang tergabung dalam Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (F-Hukatan KSBSI) menggelar aksi damai.

Aksi damai tersebut berlangsung di Bundaran Emas Kota Puruk Cahu dengan dikawal beberapa aparat kepolisian dari Polres Mura, Kamis (13/8/2020) pagi.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Pemilu Legislatif, Bawasalu Malaka Fokuskan Sosialisasi dan Rakor

Ketua DPC F-Hukatan KSBSI Kabupaten Mura, Seniadinoor mengatakan inti dari aksi damai tersebut tidak lain upaya menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

“Federasi buruh seluruh Indonesia, termasuk di Mura menilai RUU ini dibuat bukan untuk mensejahterakan buruh, akan tetapi memiskinkan kaum buruh secara sistematis dengan mendegradasi hak-hak buruh untuk kepentingan para kapitalis,” ungkap Seniadinoor.

Baca Juga :   Diguyur Hujan, Dua Ruang Kelas di MIS-KP Puruk Cahu Terendam Banjir

Menurut Seniadinoor RUU Cipta Kerja juga dianggap menghilangkan tanggungjawab negara kepada rakyatnya dalam memberikan perlindungan, penghidupan yang layak dan penghasilan yang layak.

Baca Juga :   69 Calon Kades di Mura Dari 7 Kecamatan Mendapat Pembekalan dan Sinkronisasi

“Juga kami anggap akan menghapus kewenangan otonomi daerah yang merupakan salah satu tujuan reformasi. Pada intinya Omnibus Law RUU Cipta Kerja ini dibuat untuk kepentingan kaum pemodal, bukan untuk kepentingan rakyat atau kaum buruh,” tambah Seniadianoor.