Set Enus Y Mebas,Tanda Tangani  Deklarasi Anti Hoax

oleh -27 views

TEWENEWS,Muara Teweh – Ketua DPRD Barito Utara,Set Enus Y Mebas ikut serta membubuhkan tandatangan Deklarasi Anti  Hoax,Penandatanganan tersebut juga dilakukan Sekda Barut Jainal Abidin,Kapolres Barut AKBP Dostan Matheus Siregar, Dandim 1013/Mtw,Kajari, Ketua pengadilan Negeri Muara teweh,Kepala SOPD Lingkup Pemerintah  Barut serta undangan lainnya.

Ketua DPRD,Set Enus Y Mebas menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan  diadakanya deklarasi anti hoax yang di laksanakan di halaman Mapolres Barito Utara. 

Baca Juga :   Pemkab Serahkan RAPBD Tahun 2020 Kepada DPRD Barut

“Kita khususnya dari DPRD Kabupaten Barito Utara mengharapakan  dengan diadakannya kegiatan ini  terutama bagi  masyarakat yang mengunakan  medsos agar bisa lebih  bijaksana  dan lebih banyak mengunakan ke hal- hal yang positif dan jangan di gunakan kepada hal-hal yang negatif.”ujar Enus Senin (19/3/2018) 

Menurutnya, apabila ada pemberitaan  yang  bersipat negatif  yang tersebar di Facebook atau WhatsApp maupun dimedsos lainnya,  agar bisa di saring terlebih dahulu apakah berita tersebut betul atau tidak dan jangan langsung disebarkan. 

Baca Juga :   Jumlah Penyuluh Masih Kurang di Barito Utara

Terutama apabila ada pemberitaan  yang mengarah kepada mempropokasi masyarakat maupun  mempropokasi  suatu golongan yang masih belum tentu kebenaranya.

”Apalagi saat ini kita sedang menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada), artinya kita harus berpikir jernih dalam menghadapi permasalahan atau informasi,  dan lebih berhati-hati dalam menyebarkan suatu pemberitaan,” tegasnya. 

Baca Juga :   Menelan Dana Miliaran Bandara HM Sidik Sudah Mulai Rusak

Selain itu, Ia juga  mengingatkan kepada para penguna medsos agar lebih arif dan  bijaksana dalam mengunakan medsos, lebih baik medsos di gunakan untuk  memperbanyak teman, diantaranya seperti mengetahui informasi jika ada keluarga atau kerabat yang sakit, meninggal maupun yang memerlukan bantuan.

”Jangan mengunakan medsos sebagai sarana untuk menyudutkan  atau memfitnah seseorang,”pungkasnya.(As