Setelah Dinyatakan hilang, di Temukan Sudah Menjadi Tulang

oleh -146 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Setelah dinyataan hilang sejak 3 Mei 2018 lalu, kakek bernama Galani warga Desa Dorong Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Bartim,  ditemukan sudah menjadi tulang belulang di hutan oleh para pemburu.

Penemuan tulang belulang, tersebut pertama kali ditemukan oleh Heriono (50) dan Umlut (43) warga Desa Dorong, Rt. 03, Kec. Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur,  Selasa, (18/09/2018) sekitar pukul. 21.00 WIB di hutan Desa Dorong Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Bartim.

Baca Juga :   Pendaftaran Siswa Baru SMAN 1 Dusteng Melalui Sistem Online

Informasi yang dihimpun, penemuan mayat yang sudah menjadi tulang belulang tersebut berawal dari saksi Heriono dan saksi Umlut yang pada saat itu berburu mencari hewan.

Namun ketika berada tengah jalan Heriono mendengar suara hewan melintas masuk kedalam hutan. Kemudian Heriono dan Umlut menelusuri masuk kedalam semak belukar. Selang beberapa menit, Heriono dikagetkan menemukan tulang belulang didekat sungai yang mengering.

Baca Juga :   Puskesmas Tamiang Layang Gelar Lokakarya Lintas Sektoral

Karena ketakutan, kedua saksi tersebut bergegas pulang dan ke esokan harinya kedua saksi meceritakan kepada warga. Setelah itu warga pun langsung bergegas menuju dimana ada tulang belulang tersebut. Usai di TKP warga pun kembali menemukan tulang belulang lainya.

Setelah dikumpulkan semua tulang tersebut, ternyata warga juga menemukan sebuah celana dalam berwarna coklat ditulang tersebut. Atas kejadian itu, wargapun langsung melaporkanya ke Polsek Dusun Timur Polres Bartim.

Baca Juga :   Panwascam Lantik 17 Orang Anggota Pengawas Pemilihan Kelurahan Desa se Dusun Timur

Sementara itu Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Andhika Rama, membenarkan adanya penemuan tengkorak manusia. “iya sudah kita tangani dan sudah kita serahkan kepada pihak keluarga, pria tersebut pergi dari rumah lima bulan lalu, dari keterangan keluarga mengakui itu keluarganya,” jelasnya.(Budi).